Peringatan 63 Tahun Dekrit Presiden 5 Juli 1945 di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat/Ist
Peringatan 63 Tahun Dekrit Presiden 5 Juli 1945 di Tugu Proklamasi, Jakarta Pusat/Ist
“Amandemen ini secara sosio-politik telah mereduksi, mengubah, dan mengacaukan sistem ketatanegaraan serta menghilangkan kedaulatan, dan kemandirian rakyat,†kata Ketua Presidium Front Nasional Pancasila (FNP), Letjen TNI Mar (Purn) Suharto dalam keterangannya, Rabu (6/7).
Desakan tersebut disampaikan dalam rangka peringatan 63 tahun Dekrit Presiden 5 Juli 1959. Suharto mengatakan, peringatan Dekrit Presiden perlu menjadi momentummengembalikanUUD 1945 yang asli, guna mewujudkan cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945 yang adil dan makmur.
Populer
Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11
Senin, 15 Juni 2026 | 02:37
Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00
Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07
Senin, 15 Juni 2026 | 19:07
Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19
Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11
UPDATE
Senin, 22 Juni 2026 | 20:22
Senin, 22 Juni 2026 | 19:50
Senin, 22 Juni 2026 | 19:48
Senin, 22 Juni 2026 | 19:42
Senin, 22 Juni 2026 | 19:32
Senin, 22 Juni 2026 | 19:20
Senin, 22 Juni 2026 | 19:16
Senin, 22 Juni 2026 | 19:15
Senin, 22 Juni 2026 | 19:09
Senin, 22 Juni 2026 | 19:05