Berita

Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie/Net

Politik

Jika UU Pemilu Jadi Direvisi, Jerry Massie: Bagusnya Preshold juga Nol Persen

RABU, 06 JULI 2022 | 12:39 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Revisi UU 7/2017 tentang Pemilu yang diusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk kepastian hukum pelaksanaan pemilu di 3 daerah otonomi baru (DOB) Papua memunculkan sebuah usulan lain.

Pengamat kebijakan publik jebolah American Global University, Jerry Massie berpendapat, momen revisi UU Pemilu untuk pelaksanaan pemilu di 3 DOB Papua seharusnya dimanfaatkan juga oleh DPR RI dan pemerintah untuk memperbaiki kualitas demokrasi Indonesia.

Menurut Jerry, salah satu aturan di dalam UU Pemilu yang menyumbat perkembangan demokrasi di Indonesia adalah mengenai ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold (preshold).


"Revisi UU Pemilu untuk pelaksanaan Pemilu 2024 di 3 DOB Papua bisa berbuntut preshold 20 persen akan didorong untuk diubah," ujar Jerry kepada Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (6/7).

Jerry memandang, preshold yang diatur di dalam Pasal 222 UU Pemilu sudah tidak relevan lagi dipakai. Pasalnya, pasca-Pemilu 2014 aturan pembatasan pencalonan presiden dan wakil presiden itu malah menurunkan indeks demokrasi Indonesia di mata dunia.

"Hasilnya presiden yang berkualitas justru tak bisa muncul ketika sudah ada PT. Dan saat ini kita lihat kualitas pemimpin jauh dari ekspektasi," tutur Direktur Political and Public Policy Studies (P3S) ini.

Meski semangat utama dari aturan preshold adalah untuk menyaring calon pemimpin yang berkualitas oleh parpol-parpol yang memperoleh kursi di parlemen, namun pada praktiknya justru Jerry melihat ada pemanfaatan regulatif yang dimainkan kelompok pemilik modal atau oligarki.

"Jika preshold diubah itu sangat baik, karena bisa menghalangi praktik oligarki yang selama ini mengatur jalannya pemilu melalui pengaturan capres yang mereka endorse saja," katanya.

"Preshold nol persen bagusnya, karena ini sistem sebelum era reformasi, dan di zaman Soekarno cukup berhasil di mana tak ada preshold 20 persen," demikian Jerry.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya