Berita

Ketua KPK, Firli Bahuri, saat menyampaikan pandangannya di putaran kedua G20 ACWG di Bali/Ist

Politik

Di Depan Delegasi Negara Anggota G20, Firli Bahuri Ajak Perkuat Kolaborasi Antikorupsi

SELASA, 05 JULI 2022 | 15:13 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Firli Bahuri, meminta para delegasi negara anggota G20 untuk meningkatkan dan memperkuat kolaborasi antikorupsi.

Hal itu disampaikan oleh Firli saat membuka pertemuan hari pertama G20 Anti-Corruption Working Group (ACWG) putaran kedua yang diselenggarakan di Bali pada hari ini, Selasa (5/7).

Dalam pidatonya, Firli mengatakan, pemerintah harus meningkatkan tata kelola yang baik, akuntabilitas, serta integritas pada sektor pelayanan publik dan seluruh aspek kehidupan masyarakat.


"Pemangku kepentingan harus membantu menumbuhkan lingkungan berintegritas, nilai etik, dan norma akuntabilitas. Di mana masing-masing pihak punya peran penting mencegah dan memberantas korupsi. Sehingga spirit pertemuan ini adalah berkolaborasi dan bekerja sama satu sama lain," ujar Firli.

Firli menegaskan kepada para delegasi negara anggota G20 yang hadir langsung maupun virtual, bahwa dalam memerangi korupsi, tidak ada entitas yang bisa melakukannya sendiri.

Maka dengan diskusi dan negosiasi yang konstruktif dalam G20 ACWG itu, kata Firli, diharapkan mampu menghasilkan dokumen keluaran yang memberikan manfaat nyata bagi peningkatan upaya pemberantasan korupsi global.

Lebih lanjut Firli menjelaskan, G20 dibentuk setelah krisis keuangan 2008 dan ACWG dibentuk dengan tujuan untuk memastikan tata pemerintahan yang baik dan menegakkan standar internasional melawan korupsi.

Agar misi ini berhasil, anggota G20 harus memperkuat kerja samanya.

"Peningkatan kolaborasi antikorupsi sangat penting, terutama karena kita masih menghadapi dampak krisis pandemi, agar kita bersama-sama pulih, pulih lebih kuat," harap Firli.

Pertemuan putaran kedua G20 ACWG ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai Selasa (5/7) hingga Jumat (8/7) di Bali. Firli berharap, dengan jadwal pembahasan yang padat tersebut pertemuan ini dapat menghasilkan sesuatu yang bermanfaat dari Bali.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Lie Putra Setiawan, Mantan Jaksa KPK Dipercaya Pimpin Kejari Blitar

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:04

Pemangkasan Produksi Batu Bara Tak Boleh Ganggu Pasokan Pembangkit Listrik

Selasa, 13 Januari 2026 | 00:00

Jaksa Agung Mutasi 19 Kajari, Ini Daftarnya

Senin, 12 Januari 2026 | 23:31

RDMP Balikpapan Langkah Taktis Perkuat Kemandirian dan Ketahanan Energi Nasional

Senin, 12 Januari 2026 | 23:23

Eggi Sudjana-Damai Hari Lubis Ajukan Restorative Justice

Senin, 12 Januari 2026 | 23:21

Polri dan TNI Harus Bersih dari Anasir Politik Praktis!

Senin, 12 Januari 2026 | 23:07

Ngerinya Gaya Korupsi Kuota Haji

Senin, 12 Januari 2026 | 23:00

Wakapolri Tinjau Pembangunan SMA KTB Persiapkan Kader Bangsa

Senin, 12 Januari 2026 | 22:44

Megawati: Kritik ke Pemerintah harus Berbasis Data, Bukan Emosi

Senin, 12 Januari 2026 | 22:20

Warga Malaysia Ramai-Ramai Jadi WN Singapura

Senin, 12 Januari 2026 | 22:08

Selengkapnya