Berita

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah/Net

Politik

Bagi Dedi Kurnia, Sikap Basa Basi Jokowi Makin Sulitkan Perdamaian Ukraina dan Rusia

SENIN, 04 JULI 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Presiden Joko Widodo banjir kritikan setelah kalim memberi pesan upaya damai yang disampaikan ke Presiden Rusia Vladimir Putin dibantah Presiden Ukraina Volodymir Zelenskyy.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedy Kurnia Syah menilai, sejauh ini Indonesia bukan negara dengan kapasitas jurudamai internasional. Bagi Dedi, kunjungan Jokowi hanya baik untuk di dalam negeri, karena akan meningkatkan tingkat kesukaan publik.

Pandangan Dedi, kesukaan publik itu tidak berlaku pada saat Jokowi melakukan kunjungan ke luar negeri.


"Polemik kesalahpahaman itu khas Indonesia, kita senang basa-basi, dan itu rupanya dilakukan Presiden, seolah Zelenskyy menitip pesan khusus padahal sejatinya tidak," demikian kata Dedi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (4/7).

Menurut Dedi, situasi usai kunjungan Jokowi akan makin mempersulit perdamaian antara Ukraina dan Rusia. Setidaknya, tambah Dedi, Ukraina terlihat tegas tidak ingin berdamai karena faktor hadirnya Indonesia, tapi faktor negaranya sendiri. Secara politik, sikap Jokowi bisa dikategorikan sekadar basa-basi semata.

"Sikap yang demikian itu, basa-basi, hanya sesuai di negara kita yang memang tertutup, sementara Ukraina tidak demikian, ia tidak segan menegur Jokowi jika memang offside," pungkas Dedi.

Populer

Jokowi Layak Digelari Lambe Turah

Senin, 16 Februari 2026 | 12:00

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Roy Suryo Cs di Atas Angin terkait Kasus Ijazah Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 12:12

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Kasihan Banyak Tokoh Senior Ditipu Jokowi

Rabu, 18 Februari 2026 | 14:19

Partai Politik Mulai Meninggalkan Jokowi

Selasa, 17 Februari 2026 | 13:05

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

UPDATE

Kuota Internet Hangus Digugat ke Mahkamah Konstitusi

Jumat, 27 Februari 2026 | 00:01

Mantan Personel Militer Filipina Ungkap Skandal Politik Uang Pejabat Negara

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:56

Penanganan Kasus Lapangan Padel Jangan hanya Reaktif Usai Muncul Polemik

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:38

Legislator PKS Soroti Ketimpangan Politik Hukum Laut Nasional

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:22

PLN Enjiniring Raih Dua Penghargaan ITAY 2026

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:17

Tiga Syarat ‘State Capitalism’

Kamis, 26 Februari 2026 | 23:04

CMNP Minta Sita Jaminan Rumah Hary Tanoe di Beverly Hills

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:47

IPK 2025 Anjlok ke 34, Rudy Darsono: Efek Jera Cuma Jualan Politik

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:37

Konektivitas Nasional di Daerah Bencana Pulih 100 Persen

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:32

BPKH Perkuat Sinergi Investasi Nasional dan Internasional Lewat Revisi UU

Kamis, 26 Februari 2026 | 22:18

Selengkapnya