Ekonom senior DR. Rizal Ramli dan Ketua KPK Firli Bahuri/Net
Ekonom senior DR. Rizal Ramli dan Ketua KPK Firli Bahuri/Net
Rizal Ramli memang sudah jauh hari mengurai tentang demokrasi kriminal yang diakibatkan adanya ambang batas pencalonan pemimpin. Demokrasi kriminal merupakan istilah untuk menggambarkan keadaan usai para pemimpin terpilih dalam proses demokrasi dan hanya sibuk untuk mengembalikan modal pemilu.
Ini terjadi lantaran siapa pun yang ingin memimpin negeri ini harus membayar "upeti" lebih dulu kepada parpol agar bisa dicalonkan. Pimpinan KPK bahkan telah meneliti bahwa untuk mencalonkan diri menjadi bupati butuh uang hingga Rp 30 miliar. Adapun 80 persen uang tersebut didapat dari sponsor.
Populer
Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22
Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08
Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26
Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32
Senin, 29 Juni 2026 | 00:00
Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30
Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59
UPDATE
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11
Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12
Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22
Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00
Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41