Berita

Menteri Luar Negeri China Wang Yi/Net

Dunia

China Dorong Junta Myanmar Buka Dialog dengan Pihak-pihak Lawan

SENIN, 04 JULI 2022 | 09:00 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

China mendorong junta Myanmar untuk melakukan pembicaraan dengan pihak-pihak berlawanan demi mencapai rekonsiliasi politik setelah militer melakukan kudeta pada 2021.

Menteri Luar Negeri China Wang Yi melakukan kunjungan pertamanya sejak Myanmar dikudeta. Dalam kunjungan tersebut, ia melakukan pertemuan dengan Wunna Maung Lwin yang disebut junta sebagai menteri luar negeri.

Kunjungan Wang juga sekaligus untuk menghadiri pertemuan para menteri luar negeri dengan perwakilan dari Kamboja, Thailand, Laos dan Vietnam.


"China dengan tulus berharap Myanmar akan stabil secara politik dan sosial," kata Wang, seperti dikutip The Guardian, Senin (4/7).

Pekan lalu, jurubicara junta mengatakan pembicaraan antara militer dan pemimpin terguling Aung San Suu Kyi untuk menyelesaikan kekacauan bukan tidak mungkin dilakukan.

Desakan agar Myanmar melakukan rekonsiliasi nasional juga disuarakan oleh ASEAN yang telah mengirimkan utusan khusus.

Sementara negara-negara memberlakukan sanksi terhadap junta, China dan Rusia menjadi lebih dekat dengan Myanamr.

China adalah salah satu dari sedikit sekutu internasional militer Myanmar, yang memasok senjata dan menolak menyebut perebutan kekuasaan yang menggulingkan pemerintah Aung San Suu Kyi sebagai kudeta.

Pada April, Beijing mengatakan akan membantu menjaga kedaulatan, kemerdekaan, dan integritas teritorial Myanmar tidak peduli bagaimana situasinya berubah.

Pada Mei, kelompok pemberontak etnis Myanmar yang kuat dengan hubungan dekat dengan China menyerukan junta untuk terlibat dalam dialog dengan oposisi untuk mengakhiri kekerasan yang meningkat, yang telah melihat kepentingan bisnis China diserang.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

Mahfud MD: Mas Pandji Tenang, Nanti Saya yang Bela!

Rabu, 07 Januari 2026 | 05:55

UPDATE

Pembongkaran Tiang Monorel Mangkrak Demi Penataan Kawasan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:59

Lahan Huntap Korban Bencana Harus Segera Dituntaskan

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:52

Ini Identitas Delapan Orang dan Barbuk OTT Pejabat Pajak Jakut

Minggu, 11 Januari 2026 | 07:12

Larangan Tambang Emas Rakyat, Kegagalan Baca Realitas

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:58

Pelapor Pandji Dianggap Klaim Sepihak dan Mencatut Nama NU

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:30

Romantisme Demokrasi Elektoral dan Keliru Baca Kedaulatan

Minggu, 11 Januari 2026 | 06:08

Invasi AS ke Venezuela Bisa Bikin Biaya Logistik Internasional Bengkak

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:45

Khofifah Ajak Pramuka Jatim Sukseskan Ketahanan Pangan dan MBG

Minggu, 11 Januari 2026 | 05:23

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Klok Dkk Siap Melumat Persija Demi Amankan Posisi

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:40

Selengkapnya