Berita

Ketua KPU Kabupaten Bekasi, Jajang Wahyudin/Net

Politik

KPU Kabupaten Bekasi Targetkan Partisipasi Pemilih Capai 80 Persen

MINGGU, 03 JULI 2022 | 05:45 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bekasi menargetkan tingkat partisipasi pemilih pada Pemilu 2024 mendatang, melebihi 80 persen. Target ini diambil berdasarkan partisipasi pemilih di wilayah itu pada 2019 yang melebihi target.

Ketua KPU Kabupaten Bekasi Jajang Wahyudin menyebut, tingkat partisipasi pemilih di Kabupaten Bekasi pada 2019 mencapai 81,36 persen. Angka ini melebihi target yang telah ditetapkan KPU RI.

"Kalau target KPU pada Pemilu lalu kan 77,5 persen, tingkat partisipasi kami cukup tinggi bahkan melebihi target, (mencapai) 81,36 persen," ujar Wahyudi, Jumat (1/7).


Oleh sebab itu, pihaknya menargetkan paling tidak tingkat partisipasi di wilayahnya pada Pemilu 2024, bisa kembali melampaui target dari KPU RI.

Pihaknya sejak dini, telah melakukan koordinasi dengan forum komunikasi pimpinan daerah (Forkopimda) guna menyusun strategi terkait sosialisasi pemilu.

"Kalau kami sekarang koordinasi dengan Forkopimda, Bawaslu, dan partai politik (parpol). Kalau dengan parpol yang lama, kami sudah melakukan audiensi, penyampaian sosialisasi," terangnya, dikutip Kantor Berita RMOLJabar, Sabtu (2/7).

Seiring dengan hal tersebut, pihaknya juga telah menerima audiensi dari parpol baru yang hendak berlaga dalam pentas politik terbesar di Indonesia pada 2024.

"Kalau parpol baru, ada juga yang sudah datang ke KPU. Seperti Partai Ummat dan Partai Buruh untuk memberitahukan keberadaannya sekaligus sosialisasi. Kemudian nanti kami juga akan lakukan verifikasi faktual," tutur Jajang.

Saat ini pihaknya telah menetapkan Daftar Pemilih Berkelanjutan (DPB) yang datanya didapatkan melalui proses pemilihan umum terakhir atau pada 2019, dan telah dipadukan dengan data kependudukan secara nasional.

Berdasarkan DPB yang diperbarui pada Januari 2022 lalu, data jumlah pemilih tercatat sebanyak 2.039.355. Dengan rincian 1.019.845 laki dan 1.019.501 perempuan.

Sedangkan daftar pemilih tetap (DPT) baru akan ditentukan pada Oktober 2022.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

KPK Panggil PNS dan Karyawan Swasta di Kasus Gratifikasi Mantan Sekjen MPR

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:21

Kapolda Riau: Penghargaan Nugraha Sakanti Prestasi Seluruh Personel

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:20

Mahfud MD Ajak Masyarakat Tetap Cintai Polri Seburuk Apa Pun Kinerjanya

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:16

KPK Panggil Sejumlah Pejabat Imigrasi di Kasus Pemerasan Silmy Karim

Rabu, 01 Juli 2026 | 14:10

KPK Masih Periksa Bupati Kuansing Suhardiman Amby

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:48

Audit Dugaan Penyimpangan Impor Sianida PPI, KPK dan BPKP Didesak Turun Tangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:39

Komisi I DPR Ungkap Alasan Draf RUU KKS Belum Dibuka ke Publik

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:35

Bos Maktour yang Juga Mertua Dito Ariotedjo Dipanggil KPK

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:21

Masih Penyesuaian Sistem, Pajak Olshop di Marketplace Berlaku Mulai 1 Agustus

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:16

Prabowo Layak Dicontoh Bagi Siapa Pun yang Ingin Jadi Presiden

Rabu, 01 Juli 2026 | 13:01

Selengkapnya