Berita

Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang dan jajarannya tiba di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan/RMOL

Politik

Sambil Memegang Tongkat, OSO Penuhi Undangan KPK di Acara PCB Terpadu 2022

KAMIS, 30 JUNI 2022 | 09:37 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Sambil memegang tongkat, Ketua Umum (Ketum) Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang (OSO) dan jajarannya tiba di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis pagi (30/6).

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL, OSO tiba di Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi KPK pada pukul 8.59 WIB. Saat turun dari mobil, OSO yang mengenakan kemeja batik ini dengan memegang sebuah tongkat di tangan kanannya.

OSO dengan berjalan perlahan didampingi oleh beberapa kadernya yang menyambut kedatangannya ini. Sementara itu, puluhan pengurus Partai Hanura lainnya sudah terlebih dahulu tiba di Gedung KPK ini.


Saat ditanya kabarnya, OSO mengaku baik-baik saja. Namun saat ditanya soal alasan jarangnya muncul di publik, OSO mengaku sedang sakit.

"Baik, baik (kabarnya). (Kenapa jarang muncul?) Sakit, sakit," singkat OSO.

Kedatangan OSO dan sekitar 54 jajarannya akan mendapatkan pembekalan antikorupsi dalam acara Politik Cerdas Berintegritas (PCB) Terpadu 2022.

OSO dan jajarannya akan diberikan bekal antikorupsi oleh Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Alexander Marwata yang dimulai pada pukul 9.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Sebelumnya, Pelaksana Tugas (Plt) Jurubicara Bidang Pencegahan KPK, Ipi Maryati mengatakan, KPK akan memberikan sejumlah materi pembekalan kepada OSO dan jajarannya yang hadir langsung di KPK maupun mengikuti secara virtual dari berbagai daerah.

Materi yang akan diberikan, yaitu terkait penguatan integritas, Sistem Integritas Partai Politik (SIPP), dan pembahasan pembelajaran mandiri antikorupsi yang akan disampaikan oleh para pejabat di Kedeputian Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK.

Selain itu, dalam acara ini, OSO juga akan menandatangani Deklarasi Bersama Integritas Partai Politik. Deklarasi tersebut merupakan bentuk komitmen partai politik (parpol) untuk menginternalisasi dan membangun integritas internal parpol.

Antara lain dalam hal menolak money politic; benturan kepentingan; suap; pemerasan; gratifikasi dan tindak pidana korupsi lainnya.

Selanjutnya, kesediaan sebagai role model dalam pemberantasan tindak pidana korupsi; kesediaan untuk meningkatkan pengetahuan antikorupsi, pengembangan politik cerdas berintegritas melalui pembelajaran antikorupsi yang difasilitasi oleh Pusat Edukasi Antikorupsi KPK; dan terlibat secara aktif dalam gerakan antikorupsi di lingkungan partai politik.

"Dalam rangkaian kegiatan PCB 2022 ini, Hanura merupakan parpol ketujuh. Sebelumnya, KPK telah memberikan pembekalan antikorupsi kepada jajaran pimpinan dan pengurus dari enam parpol, yaitu PAN, PBB, Demokrat, Gerindra, PDIP, dan Golkar," kata Ipi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Kamis pagi (30/6).

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya