Berita

Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, saat memberi kuliah umum pendidikan antikorupsi berjudul "Membangun Integritas Bangsa di Pendidikan" di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (29/6)/Ist

Politik

Banyak Koruptor Berpendidikan Tinggi, Nurul Ghufron Minta Mahasiswa Teladani Karakter Sunan Kalijaga

KAMIS, 30 JUNI 2022 | 01:54 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Harus diakui, banyak pelaku korupsi di Indonesia yang berpendidikan tinggi. Untuk itu Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengajak mahasiswa untuk meneladani karakter Sunan Kalijaga, salah satu tokoh yang memasukkan pengaruh Islam ke dalam tradisi dan budaya Jawa.

Hal itu disampaikan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Nurul Ghufron, dalam kuliah umum pendidikan antikorupsi berjudul "Membangun Integritas Bangsa di Pendidikan" yang diselenggarakan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Rabu (29/6).

"Karakter yang kuat akan membuat seseorang jauh dari tindakan negatif seperti perilaku korupsi," ujar Ghufron.


Ghufron meminta seluruh mahasiswa untuk meneladani karakter salah satu tokoh Wali Songo, Sunan Kalijaga. Di mana, Sunan Kalijaga memiliki sikap religius, jujur, toleransi, disiplin, kerja keras, mandiri, kreatif, demokratis, peduli lingkungan, peduli sosial, dan memiliki tanggung jawab tinggi.

"Nama besar Sunan Kalijaga ini harus dijaga. Kalau mahasiswa meneladaninya, saya yakin kita bisa bermimpi di masa yang akan datang Indonesia bisa bebas dari korupsi. Saatnya mencetak kader bangsa yang berilmu tinggi dan beradab," kata Ghufron.

Apalagi, lanjut Ghufron, banyak pelaku korupsi yang berlatar belakang pendidikan tinggi. Hal itu secara gamblang memperlihatkan bahwa banyak orang memiliki ilmu tinggi, tetapi tidak memiliki karakter dan integritas.

Ghufron pun menilai, saat ini banyak orang yang hanya terpaku kepada kemewahan, jabatan, dan uang. Oleh karena itu, KPK mengajak civitas akademika untuk bergandeng tangan menjaga identitas dan nilai.

"Sebuah identitas diri yang tangguh dan berani mengatakan tidak tergiur pada praktik korupsi dalam situasi apapun. Juga sebuah nilai dari diri sendiri untuk memastikan setinggi apapun ilmu yang dimiliki maka adab merupakan hal utama dalam kehidupan," pungkas Ghufron.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Pelindo Dukung Konsolidasi Logistik BUMN Perkuat Integrasi Rantai Pasok Nasional

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:16

Indonesia Harus Tegas Tolak LGBT!

Kamis, 02 Juli 2026 | 00:08

Catatan HUT ke-80 Polri

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:40

Bobby Nasution Pulangkan Kontingen Pesparawi Sumut dari Manokwari dengan Biaya Talangan

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:20

Ekodiplomasi di antara Geopolitik dan Kedaulatan Konservasi Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:01

Danantara Sedang Membersihkan Warisan Lama BUMN

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Hibah KNPI Kabupaten Bogor Menuai Polemik di Tengah Konflik Internal

Rabu, 01 Juli 2026 | 23:00

Ketua MPR Bicara Islam Toleran dan Persatuan saat Bertemu Grand Mufti Uzbekistan

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:55

Papua Harus Dibangun Tanpa Kehilangan Manusianya

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:45

DPR Minta Transparansi Rencana Pengadaan Rudal BrahMos

Rabu, 01 Juli 2026 | 22:44

Selengkapnya