Berita

Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Tepis Kerisauan Tajikistan, Putin: Rusia Akan Lakukan Segalanya untuk Menormalkan Afghanistan

RABU, 29 JUNI 2022 | 12:22 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia terus bekerja dengan aktif untuk membantu menciptakan situasi yang normal di Afghanistan. Sehingga ketegangan di Afghanistan tidak merembet ke negara-negara tetangganya.

Begitu kiranya yang dikatakan oleh Presiden Rusia Vladimir Putin ketika mengunjungi negara tetangganya, Tajikistan pada Selasa (28/6).

"Kami melakukan segalanya untuk menormalkan situasi (di Afghanistan) dan kami mencoba membangun hubungan dengan kekuatan politik yang mengendalikan situasi," kata Putin dalam pembicaraan dengan Presiden Tajikistan Emomali Rakhmon.


Kendati begitu, Putin menekankan, perdamaian hanya dapat dicapai jika kelompok-kelompok etnis Afghanistan ambil bagian dalam proses pemerintahan.

"Di sini, Anda tahu yang terbaik, apa yang perlu dilakukan untuk memastikan bahwa situasi di kawasan ini, di zona di mana kita memiliki tanggung jawab bersama, stabil dan tidak mengancam siapa pun," tambah Putin, seperti dikutip AFP.

Kunjungan Putin ke Tajikistan adalah perjalanan luar negeri pertamanya sejak Rusia meluncurkan apa yang disebut sebagai operasi militer khusus ke Ukraina ada 24 Februari lalu.

Rusia sendiri memiliki pangkalan militer utama di Tajikistan, di mana negara tersebut merupakan salah satu sekutunya.

Tajikistan memiliki perbatasan sepanjang 1.200 kilometer dengan Afghanistan dan pasukan Tajik secara teratur bentrok dengan penyelundup narkoba Afghanistan.

Kembalinya kekuasaan Taliban di Afghanistan Agustus lalu telah membuat beberapa pengamat khawatir bahwa Tajikistan, yang termiskin dari negara-negara bekas Soviet, dapat menjadi tidak stabil.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Kubu Jokowi Babak Belur Hadapi Kasus Ijazah

Kamis, 01 Januari 2026 | 03:29

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Kesiapan Listrik dan Personel Siaga PLN Diapresiasi Warga

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:51

Megawati Minta Kader Gotong-Royong Bantu Sumatera

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:35

Muannas Peringatkan Pandji: Ibadah Salat Bukan Bahan Lelucon

Sabtu, 10 Januari 2026 | 21:28

Saksi Cabut dan Luruskan Keterangan Terkait Peran Tian Bahtiar

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:53

Rocky Gerung: Bagi Megawati Kemanusiaan Lebih Penting

Sabtu, 10 Januari 2026 | 20:40

Presiden Jerman: Kebijakan Trump Merusak Tatanan Dunia

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:53

Ostrakisme Demokrasi Athena Kuno: Kekuasaan Rakyat Tak Terbatas

Sabtu, 10 Januari 2026 | 19:31

Megawati Resmikan Pendirian Kantor Megawati Institute

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:53

Khamenei Peringatkan Trump: Penguasa Arogan Akan Digulingkan

Sabtu, 10 Januari 2026 | 18:06

NST 2026 Perkuat Seleksi Nasional SMA Kemala Taruna Bhayangkara

Sabtu, 10 Januari 2026 | 17:36

Selengkapnya