Berita

Presiden China Xi Jinping dan Presiden Rusia Vladimir Putin/Net

Dunia

Pasok Industri Militer Rusia, Perusahaan-perusahaan China Masuk Daftar Hitam AS

RABU, 29 JUNI 2022 | 11:06 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sejumlah perusahaan China diyakini telah memasok barang ke pangkalan industri militer Rusia. Perusahaan-perusahaan tersebut kemudian masuk dalam daftar hitam Departemen Perdagangan Amerika Serikat (AS).

Beberapa perusahaan China yang diyakini AS bekerja dengan pangkalan industri militer Rusia meliputi Connec Electronic Ltd., King Pai Technology Co., Ltd., Sinno Electronics Co., Ltd., Winninc Electronic, dan World Jetta (H.K.) Logistics Limited .

Perusahaan-perusahaan tersebut dilaporkan memiliki basis di Lithuania, Rusia, Inggris, Uzbekistan, dan Vietnam.


“Entitas ini sebelumnya telah memasok barang ke entitas Rusia yang menjadi perhatian sebelum 24 Februari 2022 dan terus melakukan kontrak untuk memasok entitas Rusia yang terdaftar dan pihak yang terkena sanksi setelah invasi lebih lanjut Rusia ke Ukraina,” kata Departemen Perdagangan AS, seperti dikutip National Review.

Selain itu, dua perusahaan China yang sebelumnya masuk daftar hitam karena terus mendukung militer Rusia. Merka adalah China Electronics Technology Group Corporation dan salah satu anak perusahaannya, Teknologi Elektronik Mikro.

Mereka awalnya masuk daftar hitam pada tahun 2018 karena pengadaan teknologi secara ilegal untuk militer China dengan cara yang merugikan keamanan nasional AS.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya