Berita

Bendera China dan Nepal/Net

Dunia

Lama Dirahasiakan, MoU Belt and Road Initiatives Ungkap Ambisi China Kuasai Nepal

SELASA, 28 JUNI 2022 | 13:35 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Ambisi China untuk menguasai Nepal semakin terlihat dalam perjanjian Memorandum of Understanding (MoU) terkait proyek Belt and Road Initiatives (BRI).

Sebuah portal media lokal, Khabarhub, baru-baru mendapatkan salinan dari MoU tersebut yang mengungkap bagaimana Beijing berusaha mencari hegemoni ekonomi di Nepal melalui proyek-proyek BRI, termasuk penggunaan mata uang dan aturan perdagangan bebas.

MoU tersebut telah ditandatangani oleh pemerintah China dan Nepal pada Mei 2017. Namun selama lima tahun terakhir, keduanya tidak mempublikasikan dokumen tersebut.


"MoU mengungkapkan bahwa dokumen yang ditandatangani oleh Nepal dan China di BRI adalah isyarat yang jelas bahwa China tidak hanya berusaha untuk mendominasi dan merebut ekonomi Nepal dan menggunakan mata uangnya di Nepal, tetapi juga berusaha untuk menjual barang-barangnya melalui nol bea cukai," tulis ANI News, mengutip laporan Khabarhub.

Dokumen itu juga menunjukkan dengan jelas upaya China untuk melakukan monopoli di Nepal atas nama mempromosikan kerja sama di bidang yang saling menguntungkan.

Para ahli telah menyatakan keprihatinan karena Nepal tidak mempublikasikan dokumen tersebut.

Analis politik Saroj Mishra menyatakan kemungkinan Nepal mendapatkan tekanan besar dari China untuk tidak mempublikasikan dokumen tersebut.

"Kecuali jika itu adalah dokumen yang sangat sensitif dan terkait keamanan, setiap warga negara Nepal memiliki hak untuk menggunakan hak atas informasi," kata Mishra.

"Jika demikian, mengapa pemerintah enggan memberikan informasi itu?" tambahnya.

Menurut dokumen tersebut, MoU juga akan diperpanjang secara otomatis setiap tiga tahun. Perjanjian dapat diakhiri oleh salah satu pihak dengan pemberitahuan tertulis setidaknya tiga bulan sebelum berakhirnya MoU tersebut.

Sejak diteken pada 2017, tidak ada satu proyek dalam perjanjian yang lepas landas.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya