Berita

Jaya Suprana/Ist

Jaya Suprana

Bukan Yunani Tetapi Singosari

SELASA, 28 JUNI 2022 | 11:45 WIB | OLEH: JAYA SUPRANA

MESKI saya memang kerap sepaham, namun bukan berarti senantiasa, apalagi niscaya sepaham dengan sahabat merangkap mahaguru akal sehat saya, Rocky Gerung.

Misalnya saya tidak sepaham dalam hal hobi olahraga naik-turun gunung akibat kondisi berat badan saya secara langsung berdampak negatif atas daya gravitas yang mempersulit upaya saya naik, maupun turun gunung.

Di sisi lain,  saya memang sepaham dengan Rocky Gerung dalam hal mencalonkan Luhut Binsar Panjaitan sebagai capres pada Pilpres 2024. Alasan saya sepaham cukup kuat, yaitu sejak 2014 tokoh terkemuka di panggung politik masa kini Indonesia itu memang sudah berperan sebagai de facto Presiden Republik Indonesia.


Dalam hal pengalaman berperan sebagai presiden dapat diyakini tidak ada capres lain mampu menandingi Luhut Binsar Panjaitan. Kecuali Presiden SBY kembali nyapres atau Presiden Jokowi tiga periode.

Namun saya tidak sepaham dalam hal analisa mahaguru akal sehat saya terhadap amarah Ketua Umum PDIP tersirat pada pidato pembukaan Rakernas II PDIP untuk Pemilu 2024 yang dibahas oleh Karni Ilyas bersama para tokoh politisi dalam secara Indonesian Lawyers Club.

Dalam analisa tajam tersebut, Rocky Gerung eksplisit menyamakan apa yang terjadi di atas panggung politik Indonesia masa kini dengan tragedi Yunani kuno meski tanpa spesifik menegaskan tragedi Yunani yang mana sementara tragedi Yunani kuno diciptakan oleh beberapa dramawan seperti Aechylus, Sofokles dan Euripides.

Saya tidak sepaham dengan Rocky Gerung terbatas pada penyamaan sandiwara politik Indonesia dengan tragedi Yunani kuno. Saya akan lebih sepaham apabila Rocky Gerung menyamakan kemelut politik Indonesia dengan bukan tragedi Yunani namun dengan tragedi Nusantara, khususnya tragedi Singosari versi Pararaton yang menampilkan tokoh legendaris bernama Ken Arok.

Berdasar selera  maka jelas subyektif, saya menafsirkan kisah Ken Arok versi Pararaton lebih dramatis ketimbang Negarakretagama. Tafsir komparatif saya berdasar Negarakretagama sama sekali tidak eksplisit menampilkan kisah Ken Arok yang penuh kemelut intrik serta muslihat politik seperti yang terkisah di dalam Pararaton.

Menurut pendapat saya, kisah yang dikisahkan oleh Pararaton tidak kalah dramatis ketimbang Antigone mahakarya Sofokles mau pun Il Principe yang dikisahkan oleh Machiavelli tentang kemelut akal-muslihat serta intrik politik yang dilakukan oleh dinasti Borgia di Italia.

Maka pendapat saya beda dengan pendapat Rocky Gerung. Menurut pendapat saya, kisah tragedi Singosari versi Pararaton lebih tepat untuk disamakan dengan kemelut politik Indonesia masa kini ketimbang tragedi Yunani versi Sofokles, Aechylus maupun Euripides.

Juga mengingat kenyataan bahwa pada hakikatnya peradaban politik Yunani memang beda dengan peradaban politik Singhasari yang secara geokultural memang relatif lebih dekat, maka lebih mirip dengan peradaban politik Indonesia masa kini.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

UPDATE

Wall Street Hijau di Tengah Harapan Meredanya Konflik AS-Iran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:23

Di Balik Sensor Istana: Diksi Nuklir Prabowo dan Bantahan Kilat Teheran

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:10

Pelatih Vietnam Bongkar Rahasia Usai Permalukan Indonesia 3-0

Selasa, 04 Agustus 2026 | 08:04

Tanggapi MK, Menkeu Pastikan Anggaran MBG Tidak Mengganggu APBN

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:47

Menhaj Lantik 6 Pejabat Kemenhaj untuk Perkuat Pelayanan Haji dan Umrah

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:46

Bunga Pinjaman Turun, Bulog Hemat hingga Rp1,07 Triliun per Tahun

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:35

Pasar Logam Mulia Tertekan, Emas Masih Berkutat di 4.000 Dolar AS

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:18

Bursa Eropa Cetak Rekor, DAX 40 Tembus 26.000 Poin

Selasa, 04 Agustus 2026 | 07:07

Sekolah Nasional Terintegrasi: Tantangan Pendidikan dan Implementasi Rekonstruksi

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:46

BGN Anggap Putusan MK Justru Perkuat Program MBG

Selasa, 04 Agustus 2026 | 06:27

Selengkapnya