Berita

Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra/Ist

Hukum

Roy Suryo Ikut Unggah Meme Editan Stupa Borobudur, Azmi Syahputra: Kesengajaan Dapat Dihukum

SENIN, 27 JUNI 2022 | 02:00 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Meski bukan menjadi pengunggah pertama, Roy Suryo tak lantas terlepas dari jeratan hukum, terkait meme stupa Candi Borobudur yang sudah diedit dan sempat viral di media sosial. Karena setidaknya ada unsur kesengajaan dalam unggahan tersebut.

Dan menurut Dosen Hukum Pidana Universitas Trisakti, Azmi Syahputra, sebuah kesengajaan dapat dihukum. Karena itu, agar adanya persamaan hukum, Polisi harus bergerak untuk memeriksa kasus yang melibatkan Roy Suryo (RS).

Roy Suryo telah dilaporkan pada 20 Juni lalu atas dugaan pelanggaran Pasal 45 ayat 2 juncto Pasal 28 ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 tentang ITE dan atau Pasal 156a KUHP.


Mantan Menteri Pemuda dan Olahraga itu dilaporkan terkait dugaan penistaan agama Buddha. Meskipun ada pernyataan bahwa sebelum ia mentransmisikan meme stupa Candi Borobudur yang muatannya  sensitif tersebut, ada tiga akun media sosial  yang lebih dulu mentransmisikan.

Tiga akun tersebut juga sudah dilaporkan ke Polda Metro Jaya. Tiga akun ini diduga merupakan pengunggah pertama kali gambar dimaksud.

"Meskipun demikian agar ada kepastian kepada masyarakat serta tidak menjadi kesimpangsiuran atas kasus ini, pihak Kepolisian segera bergerak cepat  menindaklanjuti mendalami laporan tersebut, mencari keterangan dan alat bukti serta memanggil dan mengusut semua pihak yang terlibat. Untuk selanjutnya diproses hukum siapakah yang harus mempertanggungjawabkan," papar Azmi, Minggu malam (26/6).

Terlepas nantinya ditemukan penyebab atau adanya pelaku lain, lanjut Azmi, namun bukti yang sudah nyata atau apa yang ditransmisikan oleh Roy Suryo via akun Twitternya, kalau dikaitkan dengan hubungan sebab akibatnya antara tindakan dan hasilnya, dapat dianggap sebagai suatu perbuatan melawan hukum.

"Karena perbuatan yang dilakukan oleh RS telah dengan sengaja menyebarluaskan melalui sistem elektronik kepada banyak orang, setidaknya dapat diaksesnya dokumen elektronik atau turut mendistribusikan gambar atau foto yang bermuatan rasa kebencian atau penistaan keagamaan sehingga dapat dilihat orang banyak," paparnya.

"Hal ini terbukti dengan adanya laporan polisi termasuk keberatan dari dialektika komentar warga di media sosial yang berpotensi mengganggu ketertiban umum," imbuh Azmi.

Lebih lanjut, pendistribusian foto tersebut oleh RS melalui akunnya dapat diartikan bahwa ia punya pengetahuan dan menghendaki untuk mentransmisikan dan tahu akibatnya, karena motivasinya sangat mempengaruhi perbuatannya, papar Azmi

"Karena hal ini adalah menjadi syarat mutlak untuk mengukur kesengajaan dalam hukum pidana. Di mana kesengajaan dapat dihukum walaupun kehendak atau tujuan pelaku tidak tercapai," demikian Azmi Syahputra.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

UPDATE

324 Hunian Layak untuk Warga Bantaran Rel Senen Rampung Juni 2026

Senin, 06 April 2026 | 18:15

Kasus Amsal Sitepu Harus jadi Refleksi Penegakan Hukum

Senin, 06 April 2026 | 17:59

WFH Jumat Tak Boleh Ganggu Produktivitas

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Putri Zulhas Ngaku Belum Tahu Gugatan Pengosongan Rumah

Senin, 06 April 2026 | 17:45

Petinggi Tiga Travel Haji Dicecar KPK soal Perolehan Keuangan Tidak Sah

Senin, 06 April 2026 | 17:37

Konversi LPG ke Jargas

Senin, 06 April 2026 | 17:25

Prabowo Naikkan Target Bedah Rumah Tahun Ini Jadi 400 Ribu Unit

Senin, 06 April 2026 | 17:21

Impor Sparepart Pesawat dapat Insentif Bea Masuk Nol Persen

Senin, 06 April 2026 | 17:12

Sahroni Cabut Laporan Terhadap Influencer Indira dan Rena

Senin, 06 April 2026 | 16:59

PB Orado: Turnamen Domino Jatim Fondasi Menuju Kejurnas

Senin, 06 April 2026 | 16:55

Selengkapnya