Berita

Presiden Jokowi/ saat rapat terbatas bersama anggota kabinetnyaNet

Politik

Indra Perwira Ungkap Ada "Para Dewa" Penentu Kebijakan di Lingkaran Jokowi

MINGGU, 26 JUNI 2022 | 15:29 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Lingkaran Presiden Joko Widodo dianggap ada sosok para dewa yang ikut bermain menentukan arah dan kebijakan di Republik Indonesia ini. Adanya para dewa itu diungkapkan oleh Staf Pengajar Fakultas Hukum Universitas Padjadjaran, Indra Perwira.

Hal itu diungkapkan Indra di acara diskusi publik yang diselenggarakan oleh Komite Peduli Indonesia (KPI) dan DPD RI berjudul "Koalisi Rakyat untuk Poros Perubahan" di Ballroom Masjid Agung Trans Studio, Bandung, Jawa Barat maupun melalui virtual, Minggu siang (26/6).

Awalnya, Indra bercerita bahwa dirinya pernah ikut rapat di Kementerian Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Ekuin) membahas soal janji Presiden Jokowi yang ingin melanjutkan proyek pesawat Presiden B.J Habibie.


"Saya diminta nyusun Perpresnya, begitu sampai, 'udah sepakat nih bagus Perpres, tapi nanti tergantung para dewa ya'. Saya tanya tuh ada teman saya tuh di Deputi Setneg, itu kenapa itu ada para dewa, siapa? 'Ah Pak Indra kaya gak tau aja'. Enggak, zaman orde baru aku tahu dewanya cuma 1 Pak Harto, lah sekarang para dewa, siapa yang pegang republik ini? 'Ah Pak Indra kaya gak tau'," ujar Indra seperti dikutip Kantor Berita Politik RMOL, Minggu siang (26/6).

Kepada kenalannya itu, Indra menegaskan apakah Presiden Jokowi termasuk dari "para dewa" tersebut atau tidak, kenalannya itu menyebut bahwa Jokowi termasuk salah satunya.

"Itu, jadi kita sangat gelap sekarang ini, siapa yang bermain di republik ini," kata Indra.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

UPDATE

DPR Tak Setuju Skema War Tiket Haji Meski Masih Wacana

Minggu, 12 April 2026 | 14:01

PM Carney Tegas Akhiri Ketergantungan Militer Kanada pada AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:52

Pemerintah Tak Perlu Reaktif Respons Usulan JK

Minggu, 12 April 2026 | 13:40

Pembicaraan Damai di Pakistan Gagal Capai Kesepakatan, GREAT Institute: Buah dari Inkonsistensi AS

Minggu, 12 April 2026 | 13:34

Pengawasan Kasus Hukum oleh DPR Bukan Intervensi

Minggu, 12 April 2026 | 13:11

Negosiasi 21 Jam Gagal, Iran Sebut Tuntutan AS Tak Masuk Akal

Minggu, 12 April 2026 | 13:08

Perundingan Damai Iran dan AS Berakhir Tanpa Hasil

Minggu, 12 April 2026 | 12:26

Hasan Nasbi Sebut Pernyataan Saiful Mujani Ajakan Jatuhkan Pemerintah

Minggu, 12 April 2026 | 12:23

Prabowo Harus Singkirkan Menteri Titipan Era Jokowi

Minggu, 12 April 2026 | 12:15

Seluruh Elemen Pemerintahan Jangan Menunda Kepindahan ke IKN

Minggu, 12 April 2026 | 12:01

Selengkapnya