Berita

Promo Holywings yang memancing reaksi umat Islam karena menuliskan Muhammad ke botol alkohol/Repro

Nusantara

Buat Kontroversi, Komunikolog Dorong Kejaksaan Telusuri Proses Izin Holywings

SABTU, 25 JUNI 2022 | 22:08 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kontroversi promo Holywings yang memakai nama Muhammad dan Maria menuai ragam reaksi keras lantaran dianggap melecehkan agama.

Pengamat kebijakan publik dan komunikolog nasional Tamil Selvan bahkan mendorong aparat penegak hukum seperti Kejaksaan untuk melakukan penyelidikan terhadap proses terbitnya izin Holywings.

Menurut pria yang akrab disapa Kang Tamil ini, banyak tempat hiburan malam yang melakukan promosi minuman beralkohol di media sosial dengan bebas, sehingga dirinya mendorong pemerintah untuk membuat regulasi dan menertibkan hal tersebut.


"Kita tahu bahwa iklan rokok dan alkohol di Tv dilarang, tapi di medsos ini bebas sebebas-bebasnya, bahkan kemarin sempat kita lihat ada 'bungkus night' disalah satu tempat hiburan malam. Ini sangat tidak beretika, saya harap pemerintah segera keluarkan regulasi tentang ini, karena ini sudah sangat kebablasan," jelasnya.

Kang Tamil juga menyoroti kinerja Dinas Pariwisata DKI Jakarta akibat banyaknya Holywings di DKI Jakarta, seolah sangat mudah memperoleh izin membuka tempat hiburan malam di DKI Jakarta ini. Dirinya membandingkan dengan sulitnya mendirikan rumah ibadah yang harus mendapat persetujuan warga sekitar dan mekanisme lainnya.

"Saya lihat Holywings di DKI ini sudah seperti jamur di musim hujan, banyak sekali, kok dinas pariwisata gampang sekali menerbitkan izinnya. Kalau kita bandingkan mau bangun mesjid atau gereja, susahnya setengah mati. Saya dorong agar DPRD memanggil Kadis Pariwisata ini, dan Kejaksaan telusuri proses penerbitan izinnya, kok sepertinya gampang sekali," tegasnya.

Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya