Berita

Evakuasi korban crash landing pesawat Susi Air/Ist

Presisi

Susi Air Mendarat Darurat, 7 Penumpang Pesawat Berhasil Dievakuasi Personel Gabungan

JUMAT, 24 JUNI 2022 | 02:18 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Personel gabungan TNI-Polri berhasil mengevakuasi tujuh korban pesawat Susi Air yang mendarat darurat atau crash landing di wilayah Mimika, Papua.

Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Ahmad Ramadhan menyampaikan ketujuh korban ini langsung dilarikan ke RSUD Mimika untuk mendapat pertolongan lebih lanjut.

“Dari tujuh Korban, tiga penumpang dan pilot mengalami patah kaki sedangkan tiga lainnya mengalami luka-luka dan sekarang telah mendapatkan pengobatan di RSUD Kabupaten Mimika,” ungkap Brigjen Ahmad Ramadhan dalam keterangan tertulis, Kamis (23/6).


Ramadhan membeberkan, personel gabungan berhasil menemukan titik koordinat pesawat milik PT Asi Pudjiastuti Aviation ini di posisi Co 04°02’54.00″S/136°43’06.00″E.

Tim gabungan TNI-Polri bersama Basarnas, kata Ramadhan, langsung melaksanakan proses evakuasi menggunakan Helly TNI AU EC-725/HT-7202 dengan pilot Mayor Pnb Adam Hardiman A.

“Pada pukul 12.06 Wit, Helly TNI AU EC-725/HT-7202 dengan membawa tujuh korban Accident Crash Landing (Total Lost) Pesawat Susi Air (Pilatus Porter PC-6) PK BVM milik PT. Asi Pudjiastuti Aviation,” ungkap Ramadhan.

Lebih lanjut, setelah melaksanakan unboarding dari Helikopter, para korban langsung diarahkan dengan ambulan untuk menuju RSUD Kabupaten Mimika guna melakukan pengobatan dan pemulihan pasca kecelakaan tersebut.

Kondisi Pesawat Susi Air (Pilatus Porter PC-6) PK BVM milik PT Asi Pudjiastuti Aviation mengalami rusat berat yang diakibatkan Crash Landing (Total Lost) pada posisi C0 4°02’54.00″S/136°43’06.00″E,” pada saat perjalanan dari Bandara Moses Kilangin Timika ke Duma, Distrik Dumadama Kab. Paniai.


Populer

Malaysia Jadi Negara Pertama yang Keluar dari Perjanjian Dagang AS

Selasa, 17 Maret 2026 | 12:18

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

TNI Tegas dalam Kasus Andrie Yunus, Beda dengan Polri

Sabtu, 21 Maret 2026 | 05:03

Polisi Diminta Profesional Tangani Kasus VCS Bupati Lima Puluh Kota

Jumat, 20 Maret 2026 | 00:50

Pertemuan Megawati-Prabowo Menjungkirbalikkan Banyak Prediksi

Sabtu, 21 Maret 2026 | 04:12

Senator Apresiasi Program Kolaborasi Bedah Rumah di Jakarta

Selasa, 17 Maret 2026 | 18:32

10 Lokasi Terbaik Nonton Pawai Ogoh-Ogoh Nyepi 2026 di Bali, Catat Tempatnya

Selasa, 17 Maret 2026 | 17:50

UPDATE

Kebijakan WFH Sehari Tunggu Persetujuan Presiden

Kamis, 26 Maret 2026 | 12:03

Tito Pastikan Skema WFH Sehari Tak Hambat Layanan Pemda

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:55

Purbaya Guyur Dana Lagi Rp100 Triliun ke Bank Himbara

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:45

Efisiensi Anggaran Harus Terukur dan Terarah

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:33

Pengamat Soroti Pertemuan Anies, SBY, dan AHY: CLBK Jelang 2029

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:22

Prabowo Tambah 13 Proyek Hilirisasi Bernilai Rp239 Triliun

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:16

Efisiensi Energi Jangan Korbankan Pendidikan lewat Pembelajaran Daring

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:11

Emas Antam Mandek, Buyback Merosot ke Rp2,49 Juta per Gram

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:01

Akreditasi Dapur MBG Jangan Hanya Formalitas

Kamis, 26 Maret 2026 | 11:00

KSP: Anggaran Pendidikan Tak Dikurangi

Kamis, 26 Maret 2026 | 10:58

Selengkapnya