Berita

Rocky Gerung/Net

Politik

Rocky Gerung: Di Indonesia Tokoh Politik Selalu Memfestivalkan Peristiwa Privat

KAMIS, 23 JUNI 2022 | 19:54 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat Indonesia dipandang tidak bisa membedakan antara promosi publik dengan promosi privat di banyak peristwa politik maupun non politik.

Begitu yang pengamat politik Rocky Gerung, dalam akun Youtubenya dengan tema Tolak RUU KUHP Hina Pemerintah Dipidana Kita Kembali ke Zaman Kolonial, Kamis (23/6).

“Tokoh politik selalu ada semacam sinyal untuk memfestivalkan suatu peristiwa privat, lalu mendapat gain (kekuatan) secara publik karena orang Indonesia itu tetap merasa bahwa hubungan ibu anak atau ayah anak itu selalu ada dimensi kepublikan,” ujar Rocky.


Terkait dengan dengan adanya pertaruhan antara ranah publik dan privat, Rocky mengingatkan masyarakat hati-hati dalam memamerkan ranah privat karena wilayah privat ada gap antara keprihatinan dan kejengkelan dalam tafsir masyarakat.

Menurut Rocky, politik itu harus diasah dengan dalil-dalil publik bukan dalil-dalil privat. Sayangnya, tambah Rocky, saat ini masih kerap bercampur.

Selam ini, kata Rocky, Indonesia dianggap negara Pancasila, tapi di sisi lain, Indonesia justru seperti negara kekeluargaan berhak beroperasi di wilayah publik,.

“Urusan publik ya urusan publik tetap bukan disamarkan dengan nilai-nilai kekeluargaan,” tutupnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Bea Cukai Sita 1.435 Bale Pakaian Bekas Ilegal Senilai Rp11,4 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:26

Bea Cukai Gagalkan 30 Kontainer Berisi Beras-Garam hingga Balpres, Nilainya Rp27,3 Miliar

Selasa, 22 September 2026 | 12:14

Lulus Kuliah, Sarjana SGU Ditantang Adaptif Hadapi Perubahan

Selasa, 22 September 2026 | 12:03

KPK Bakal Dalami Keterlibatan Dua Dirjen ATR/BPN yang Belum Jadi Tersangka

Selasa, 22 September 2026 | 11:55

Keselamatan Warga Harus Diprioritaskan di Tengah Banjir Bandang Solok

Selasa, 22 September 2026 | 11:51

Menlu Sugiono Serukan Langkah Nyata Group Eight Hentikan Krisis Gaza

Selasa, 22 September 2026 | 11:49

Harga Bitcoin Melonjak 6,66 Persen ke 86.614 Dolar AS

Selasa, 22 September 2026 | 11:47

Parpol Nonparlemen Bakal Kesulitan Jika Wacana Dua Fraksi untuk Capres Diterapkan

Selasa, 22 September 2026 | 11:37

NPCT1 Pastikan Tidak Ada Korban Pasca-Kebakaran Kontainer

Selasa, 22 September 2026 | 11:32

Sjafrie Apresiasi Jepang, dari Kemitraan Pertahanan hingga Bantuan Chinook

Selasa, 22 September 2026 | 11:05

Selengkapnya