Berita

Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh umumkan tiga nama bakal calon presiden yang akan diusung pada Pemilu Serentak 2024/Net

Politik

Munculkan Bacapres Sejak Dini, Nasdem Berikan Pendidikan Politik ke Masyarakat

SABTU, 18 JUNI 2022 | 18:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Tiga nama bakal calon presiden (bacapres) hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Partai Nasdem dianggap sebagai upaya mendidik masyarakat untuk lebih melek memilih calon pemimpinnya.

Begitu pendapat Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif'an saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (18/6).

"Ini hal yang positif karena memberikan pendidikan politik kepada masyarakat dan termasuk kepada para elit, karena bicara capres sudah seharusnya sejak dini," ujar Ali.


Terlepas dari tiga nama bacapres yang dihasilkan rakernas, lulusan magister politik Universitas Indonesia ini melihat langkah politik yang dilakukan Nasdem untuk politik 2024 sangat berarti untuk masyarakat dapat memilih pemimpin yang berkualitas.

"Jangan sampai kita nanti memilih kucing dalam karung. Jadi dengan sudah ada tiga nama, publik kemudian punya kesempatan untuk melakukan satu tracking terhadap rekam jejak mereka. Jadi punya kesempatan yang panjang," tandas Ali.

Adapun tiga nama bacapres hasil Rakernas Nasdem disampaikan langsung oleh Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Jakarta Selatan, Jumat malam (17/6).

Paloh menyampaikan tiga nama tersebut, yakni Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa, dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

Sebelum diputuskan menjadi tiga nama bacapres, Nasdem menyaring aspirasi dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Provinsi se-Indonesia, di mana terdapat 25 nama yang dipilih.

Namun dari 25 nama yang dipilih 34 DPW, Nasdem melalui steering commitee kembali menyaring menjadi beberapa nama, yang kemudian diputuskan oleh Paloh menjadi tiga nama.

Untuk perolehan suara tiga nama yang diputuskan sebagai bacapres, mayoritas anggota DPW Nasdem memberikan 32 suara kepada Anies Baswedan, 29 suara kepada Ganjar Pranowo, dan 14 suara kepada Andika Perkasa.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

IJTI: Buku Saku 0 Persen Rujukan Penting Pers dan Publik

Sabtu, 11 April 2026 | 18:18

Prabowo Minta Maaf Belum Bawa Pencak Silat ke Olimpiade

Sabtu, 11 April 2026 | 17:50

Aktivis Tegas Lawan Pengkhianat Konstitusi

Sabtu, 11 April 2026 | 17:27

OTT KPK Tangkap 18 Orang, Bupati Tulungagung Digulung

Sabtu, 11 April 2026 | 16:19

Ingatkan JK, Banggar DPR: Kenaikan Harga BBM Bisa Turunkan Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 11 April 2026 | 16:14

Wamen Ossy: Satgas PKH Wujud Penyelamatan Kekayaan Negara

Sabtu, 11 April 2026 | 15:54

Jawab Tren, TV Estetik dengan Teknologi Flagship Diluncurkan

Sabtu, 11 April 2026 | 15:21

KNPI Soroti Gerakan Pemakzulan: Sebut Capaian Pemerintahan Prabowo Sangat Nyata

Sabtu, 11 April 2026 | 14:54

Setelah 34 Tahun, Prabowo Pamit dari Kursi Ketum IPSI di Munas XVI

Sabtu, 11 April 2026 | 14:47

Hadiri Munas IPSI, Prabowo Ungkap Jejak Keluarga dalam Dunia Pencak Silat

Sabtu, 11 April 2026 | 14:28

Selengkapnya