Berita

Proses pelantikan 2 menteri dan 3 wakil menteri oleh Presiden Joko Widodo di Istana Merdeka, Rabu kemarin (15/6)/Ist

Politik

Ali Rif'an: Meski Ada Politik Akomodatif, Nuansa Perbaikan Terasa di Reshuffle Jilid II

JUMAT, 17 JUNI 2022 | 10:58 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kesan politik akomodatif dalam reshuffle terbaru yang dilakukan Presiden Joko Widodo memang masih cukup terlihat. Tapi masih memiliki nuansa upaya memperbaiki permasalahan yang ada.

Demikian analisis Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia Ali Rif'an saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (17/6).

"Kendati reshuffle ini kerangkanya, nuansa politiknya kuat. Tapi saya juga membaca reshuffle ini ada nuansa optimisme untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada," ujar Ali.


Ali menjelaskan, dua pos menteri yang akhirnya diganti Jokowi, yaitu kursi Menteri Perdagangan diduduki Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan dan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional diisi mantan Panglima TNI Marsekal (Purn) Hadi Tjahjanto, tak terlalu politis juga.

"Khususnya soal pertanahan kementerian ATR atau BPN, karena mantan Panglima TNI di situ dijadikan sebagai menteri yang dianggap orang yang tegas bisa menyelesaikan soal tanah," terang Ali.

"Zulhas karena posisinya pernah menjadi menteri, kemudian politikus senior yang punya jam terbang panjang, pernah menjadi Ketua MPR, dianggap punya kapasitas untuk menyelesaikan persoalan di dunia perdagangan, khususnya minyak goreng," imbuhnya.

Maka dari itu, Ali melihat reshuffle jelang dua tahun penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 yang berlangsung di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Rabu lalu (15/6), adalah bagian dari upaya Jokowi memperbaiki citra pemerintahannya.

"Yang pasti agar janji-janji politik Presiden Jokowi terlaksana, kemudian pemerintahan ini bisa on the track sampai akhir masa jabatan," tandasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya