Berita

Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla saat bersama Surya Paloh/RMOL

Politik

Pesan JK ke Surya Paloh: Cari Pemimpin Bangsa Mengerti Masalah Ekonomi dan Dunia

JUMAT, 17 JUNI 2022 | 03:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla mengatakan bahwa Partai Nasdem merupakan partai menengah yang memiliki peranan penting dalam Pemilu 2024 mendatang. Penjajakan yang dilakukan partai politik kepada Nasdem sebagai bagian dari proses mencari sosok terbaik.

"Sekarang bagaimana ke depan, seperti saya katakan kita masuk romantika pemilihan hubungan silaturahim, Om Surya sudah banyak menerima tamu, dan pembicaraan sangat pening tapi saya bilang, pentingnya partai menengah dalam keadaan sekarang ini,” ucap JK dalam acara Seminar Kebangsaan, Dewan Pakar Pusat Partai Nasdem, Golden Ballroom, Hotel Sultan, Senayan, Kamis (16/6).

Dia menambahkan, pemimpin Indonesia ke depan harus lebih baik. Meski demikian untuk mencari yang terbaik bagi bangsa sangat sulit. Sebab, harus menghormati partai politik lainnya yang akan berkoalisi.


"Ada yang terbaik tapi gak punya partai, ada yang punya partai tapi tidak terbaik. Sekarang bagaimana yang terbaik itu memiliki partai dan memenuhi syarat elektabilitas inilah pendidikan kita semua,” imbuhnya.

Menurutnya, tujuan negara harus mampu memberikan rasa adil dan makmur bagi seluruh rakyat Indonesia. Salah satunya, keadilan di bidang ekonomi.

"Saya ingin sampaikan selama 70 tahun kita merasakan terjadi konflik yang besar 15 kali. Dari 15 kali itu 11 kali karena ketidakaadilaan, ketidakadilan daerah, ketidakadilan politik, ketidakadilan ekonomi, wilayah semua ketidakadilan,” katanya.

Dia menambahkan pemimpin negara harus mampu memahami situasi dan kondisi baik dari dalam dan luar negeri. Termasuk, kata JK pemimpin kedepan harus mengerti selain masalah ekonomi.

"Bagaimana memajukan bangsa ini, di samping itu dewasa ini  dunia mengalami masalah teknologi harus pahami teknologi, di  samping itu jangka pendek bagaimana masalah dunia ini,” ucapnya.

"Itulah hal-hal yang jadi masalah-masalah yang harus kita hadapi, mudah-mudahan dalam Rakernas hasil solusi-solusi yang baik sehingga mendapatkan pemimpin yang terbaik dari sisi pengetahuan,” tutupnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya