Berita

Staf Ahli Menteri Perindustrian, Andi Rizaldi/Repro

Nusantara

Ikuti Arahan Wapres Maruf Amin, Kemenperin Targetkan 1.500 Sertifikasi Produk Halal Tahun Ini

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 12:31 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di Indonesia terbilang cukup banyak, jumlahnya sekitar 64,2 juta. Kontribusi terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) pun sangat signifikan, mencapai 61,07 persen.

Selaras dengan itu, Kementerian Perindustrian (Kemenperin) mencoba mengakomodir UMKM untuk memiliki sertifikasi halal.

Staf Ahli Menteri Perindustrian, Andi Rizaldi mengatakan, berdasarkan arahan Wakil Presiden Maruf Amin, untuk sertifikasi produk halal tahun ini ditargetkan mencapai 40 ribu. Untuk mencapai target itu, Kemenperin mencoba untuk mencicil sertifikasi produk halal.  


“Atas perintah dari Bapak Wapres, kawan-kawan BPJPH akhirnya bisa meningkatkan lagi jumlah sertifikasi tahun ini sekitar 40 ribu. Kemenperin menargetkan 1,500 sertifikat produk halal,” ujar Andi Rizaldi dalam Seminar Nasional bertajuk “Penguatan Ekosistem Jaminan Produk Halal Indonesia dalam Menghadapi Kompetisi Global” yang diselenggarakan oleh Program Studi Doktor Perbankan Syariah FEB UIN Jakarta bekerjasama dengan Persatuan Saudagar Muslimah Indonesia (Persami) secara hybrid, Kamis (16/6).

Andi menambahkan, dari 1.500 sertifikasi produk halal tersebut pihaknya juga sekaligus memberikan pendampingan dalam bentuk pelatihan kepada para pelaku industri halal tersebut.

“Jadi secara bersamaan kita juga memberikan bantuan itu untuk industri halal,” demikian Andi Rizaldi.

Hadir secara fisik dan virtual narasumber dalam acara tersebut antara lain Pakar Halal Sains Internasional Irwandi Jaswir, Kepala BPJPH Muhammad Aqil Irham, Sekretaris Dewan Halal Nasional MUI/Dosen S3 FEB UIN Jakarta Nadratuzzaman Hosen.

Kemudian, pelaku industri halal Ana Mariana, Ketua Dewan Serat Indonesia Euis Saedah, CEO PT Gaido Group Muhammad Hasan Gaido, dan Chairman Of Allisya Circle, Shanty Laksono.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Teknik Klasik, Kaitkan Prabowo dengan Teror Aktivis

Kamis, 02 April 2026 | 14:02

Kepala BNPB hingga BMKG Turun Langsung ke Lokasi Gempa di Sulut dan Malut

Kamis, 02 April 2026 | 13:59

TEBE Siap Tebar Dividen Rp200,46 Miliar, Cek Jadwal Lengkapnya

Kamis, 02 April 2026 | 13:51

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

Kamis, 02 April 2026 | 13:40

Awas Penunggang Gelap Gelar Operasi Senyap Jatuhkan Prabowo Lewat Kasus Aktivis KontraS

Kamis, 02 April 2026 | 13:33

Kemkomdigi Tunggu Itikad Baik Youtube dan Meta Patuhi PP Tunas

Kamis, 02 April 2026 | 13:20

Trump akan Tarik Pasukan, Tanda Amerika Kalah Perang Lawan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

Demi AI, Oracle PHK 30.000 Karyawan Lewat Email

Kamis, 02 April 2026 | 13:19

ASN Diwanti-wanti WFH Bukan Libur Panjang

Kamis, 02 April 2026 | 13:15

Aksi Heroik Sugianto Bikin Prabowo Bangga, Diganjar Penghargaan Presiden Korsel

Kamis, 02 April 2026 | 13:09

Selengkapnya