Berita

Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Habiburrokhman/Net

Politik

Gerindra: Kalau Dirasa Perlu Pansus GoTo, Silakan

KAMIS, 16 JUNI 2022 | 09:25 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Wacana pembentukan Panitia Khusus (Pansus) untuk menelusuri investasi Rp 6,3 triliun yang dilakukan PT Telkom ke GoTo (Marger perusahaan Gojek Indonesia dan Tokopedia) memungkinkan untuk dibentuk. Selagi syarat-syaratnya pembentukannya sudah terpenuhi.

Pasalnya, Panitia Kerja (Panja) yang menjadi instrumen pengawasan investasi Telkom ke GoTo saat ini sudah berjalan.

Demikian disampaikan anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Gerindra Habiburrokhman kepada wartawan pada Kamis (16/6). Dia pun mempersilakan teman-temannya di DPR jika ingin mengajukan pembentukan Pansus.


“Ya nggak masalah. Panja bisa jalan, tapi kalau dirasa perlu Pansus ya silakan saja. Kalau memang syarat-syaratnya terpenuhi, ya tetap bisa ke Pansus,” katanya.

Namun demikian, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra ini menegaskan bahwa pendapatnya bersifat pribadi dan dia belum memastikan ikut mengajukan pembentukan Pansus GoTo.

“Mungkin ini saya pribadi ya belum ikut mengajukan (Pansus Goto),” tegasnya.

Komisi VI DPR RI telah menggelar Rapat Panitia Kerja (Panja) Instrumen Pengawasan untuk menelusuri investasi Rp6,3 triliun yang dilakukan PT Telkomsel ke GoTo (Marger perusahaan Gojek Indonesia dan Tokopedia) bersama Dirut Telkom Ririek Adriansyah.

“Tadi rapat mendengarkan penjelasan Dirut Telkom dan Telkomsel. Secara umum Panja menggali dari Telkom dan Telkomsel tentang investasi di Perusahaan GoTo,” kata Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Sarmuji kepada Kantor Berita Politik RMOL pada Selasa lalu (15/6).

Sarmuji mengungkapkan, dalam Rapat Panja tadi, Komisi VI DPR RI ingin memastikan apakah investasi BUMN sudah sesuai aturan bisnis bagi BUMN dan anak perusahaan. Selain itu, juga memastikan dan memperhitungkan skema busines dan prospek perusahaan baik jangka menengah maupun panjang.

“Apakah investasi ke GoTo sudah sesuai dengan good corporate governance (GCG) Apakah ada konflik kepentingan dalam investasi tersebut?” ungkapnya.

Tak hanya itu, politkus Golkar ini juga menegaskan bahwa pihaknya ingin memastikan asas kebermanfaatan yang didapatkan dari PT Telkomsel dari investasi GoTo tersebut.

Mengingat Rapat Panja tersebut belum tuntas, Sarmuji mengatakan Komisi VI DPR RI akan menjadwalkan ulang untuk rapat lanjutan. Tak hanya menghadirkan Bos PT Telkom, juga melihatkan para ahli dan pakar untuk menelusuri skema investasi GoTo.

“Menyesuaikan dengan rapat komisi. Kita juga akan panggil para ahli untuk dimintai pendapat,” pungkasnya.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya