Berita

Lambang KAMI/Net

Politik

KAMI Lintas Provinsi Tuntut PT 20 Persen Dihapus atau MK Dibubarkan

RABU, 15 JUNI 2022 | 16:17 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pasal 222 UU 7/2017 tentang pemilu yang berisi ambang batas pencalonan presiden dan wakil presiden sebesar 20 persen kursi parlemen dan 25 persen suara nasional, merupakan penyumbang terbesar ketidakadilan dan kemiskinan struktural di Indonesia.

Melalui pasal ini, oligarki ekonomi bisa mengatur permainan untuk menentukan pimpinan nasional bangsa ini.

Begitu mukadimah tuntutan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) Lintas Provinsi berjudul Tuntutan Menghapus Pasal 222 UU 17/201 tentang Pemilu, yang diterima redaksi, Rabu (15/6).


Presidium KAMI Jawa Barat Syafril Sjofyan mengurai bahwa pasal ini memaksa partai politik untuk berkoalisi dalam mengusung pasangan capres dan cawapres.

Dengan demikian, maka akan mematikan hak partai politik baru untuk mengusung pasangan capres dan cawapres, karena adanya kewajiban menggunakan basis suara hasil pemilu 5 tahun sebelumnya.

“Yang lebih esensi adalah Pasal 222 tersebut, sama sekali tidak derivatif dari konstitusi di Pasal 6A UUD 1945 kita,” ujarnya.    

Karena pasal tersebut “memaksa partai politik” berkoalisi untuk memenuhi ambang batas 20 persen, maka yang terjadi adalah capres dan cawapres yang akan dipilih oleh rakyat akan sangat terbatas.

Dari situlah pintu masuk oligarki ekonomi dan oligarki politik mengatur dan mendesain siapa pemimpin nasional yang akan mereka mintakan suara dari rakyat melalui demokrasi prosedural yang kita sebut sebagai pilpres.  

Atas pertimbangan tersebut, KAMI Lintas Provinsi mengambil 4 sikap. Pertama, Mahkamah Konstitusi harus berani memutuskan untuk mencabut Pasal 222 UU 7/2017 tentang Pemilu.

“Kedua, pada gugatan selanjutnya, MK agar memenuhi Judicial Review (JR) Presidential Threshold (PT) 20 persen menjadi 0 persen.

Selanjutnya, jika MK tetap menolak pada gugatan selanjutnya, maka KAMI Lintas Provinsi setuju MK segera dibubarkan. Sebab, MK tidak lagi menjaga negara ini dari kerusakan akibat produk perundangan yang merugikan rakyat dan menjadi penyebab kemiskinan struktural di negara ini.

“Keempat, apabila proses pembubaran MK tidak dimungkinkan melalui prosedural konstitusi, maka perlu ditempuh melalui kekuatan people power atau revolusi rakyat,” tutupnya.

Selain Syafril Sjofyan, tuntutan ini turut ditandatangani oleh Presidium KAMI Jawa Tengah, Mudrick S.M Sangidu; Presidium KAMI DIY, Syukri Fadholi; Presidium KAMI Jawa Timur, Daniel M. Rasyid; Presidium AP-KAMI DKI Jakarta, Djudju Purwantoro; Presidium KAMI Banten, Abuya Shiddiq; Presidium KAMI Sumatera Utara, Zulbadri; Presidium KAMI Riau, Muhammad Herwan; Presidium KAMI Kalimantan Barat, H. Mulyadi MY, S.Pi, M.MA; Presidium KAMI Sumatera Selatan, Mahmud Khalifah Alam S.Ag; Presidium KAMI Sulawesi Selatan, Geralz Geerhan; Presidium KAMI Kepulauan Riau, Drs. H. Makhfur Zurachman M.Pd; Presidium KAMI Jambi, H. Suryadi, dan Sekretaris Sutoyo Abadi.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Kematian Ali Khamenei, Jalan Iran Kembangkan Nuklir untuk Militer

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:18

May Day: Jeritan Mantan Pekerja Sritex Menagih Janji Negara

Jumat, 01 Mei 2026 | 18:08

Langkah Prabowo Ratifikasi ILO 188 Jadi Momentum Perbaikan Sektor Perikanan

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:39

Hari Buruh Tak Cuma Orasi, Massa Main Games hingga Nonton Efek Rumah Kaca

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:32

DPR Akui Disparitas Upah Buruh Terlalu Jauh

Jumat, 01 Mei 2026 | 17:20

Apa Perbedaan Hardiknas dan Hari Guru Nasional? Ini Sejarahnya

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:59

KSBSI: Prabowo Jadi Presiden Ketiga di Dunia yang Rayakan May Day Bareng Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:55

Google Doodle Rayakan Hari Buruh 2026, Tampilkan Ilustrasi Para Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:49

Ketua Komisi III Jamin Keamanan Aktivis saat Perjuangkan Hak Buruh

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:47

Japan Airlines Uji Coba Robot Humanoid untuk Atasi Kekurangan Pekerja

Jumat, 01 Mei 2026 | 16:42

Selengkapnya