Berita

Ketua DPR RI Puan Maharani/Net

Politik

Tahapan Pemilu Dimulai, Puan Maharani: Tidak Ada Lagi Pembahasan Penundaan atau Mengulur

SELASA, 14 JUNI 2022 | 22:16 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Penegasan soal penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024 kembali ditegaskan Ketua DPR RI Puan Maharani, dengan meminta isu penundaan pemilu disetop.

Hal itu disampaikannya saat berpidato di acara Peluncuran Tahapan Pemilu Serentak 2024 di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (14/6).

"Tidak ada lagi pembahasan untuk penundaan, tidak ada pembahasan untuk mengulur, melainkan jelas dari awal seusai dengan UU 7/2017 tentang Pemilu bahwa pemilu dilaksnakan setiap 5 tahun sekali," ujar Puan.


Puan menuturkan, acara peluncuran Tahapan Pemilu Serentak 2024 malam ini juga merupakan salah satu bentuk kepastian penyelenggaraan Pemilu Serentak 2024.

"Sejak awal DPR, pemerintah, KPU, dan elemen masyarakat komitmen di 2024, pemilu harus dilaksanakan," katanya.

Maka dari itu, dihadapan KPU Pusat, KPU Provinsi, dan sejumlah pejabat negara yang hadir Puan mengingatkan agar Pemilu Serentak 2024 yang akan dilaksanakan ini tidak hanya sekadar sebagai hajatan politik lima tahun.

"Kita semua tidak memandang pemilu di Indonesia sebagai sekadar mekanisme demokrasi, pemilu di Indonesia tidak boleh kita anggap sebagai rutinitas 5 tahunan saja," tuturnya.

"Pemilu memiliki kedudukan sangat strategis dalam kehidupan demokrasi di Indonesia. Kedudukan setagtegis tersebut karena pemilu perwujudan pengalaman sila ke-4 Pancasila," demikian Puan menambahkan.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Koperasi Harus Saling Berkolaborasi Perbesar Dampak Ekonomi

Jumat, 10 April 2026 | 22:20

Presiden Harus Ganti Gus Ipul Demi Sukses Muktamar NU

Jumat, 10 April 2026 | 22:14

Demonstran: MK Harus Jaga Marwah dan Jangan Takut Tekanan

Jumat, 10 April 2026 | 22:06

Pimpinan Baru Ombudsman RI Bertekad Kawal Asta Cita dan Perkuat Pengawasan Publik

Jumat, 10 April 2026 | 22:02

Teddy Bantah Isu RI Kaos, BBM Subsidi Tak Naik Jadi Bukti

Jumat, 10 April 2026 | 21:43

Breaking News: KPK OTT Bupati Tulungagung Gatut Sunu Wibowo

Jumat, 10 April 2026 | 21:38

Reshuffle Menteri Prabowo Jangan Tebang Pilih

Jumat, 10 April 2026 | 21:16

Dihantam Gelombang Mundur, PKN: Mati Satu Tumbuh Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 21:02

Perlu Peraturan Pemerintah Baru Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital

Jumat, 10 April 2026 | 20:48

TNI Digeber Lewat Bimtek Ketahanan Pangan

Jumat, 10 April 2026 | 20:44

Selengkapnya