Berita

Anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid/Net

Politik

Iduladha Makin Dekat, Pemerintah Diminta Serius Atasi Wabah PMK Hewan Kurban

SENIN, 13 JUNI 2022 | 13:30 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Pemerintah diminta lebih serius menangani wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang kini tengah menjangkiti banyak hewan ternak di Tanah Air. Pasalnya, wabah PMK berdampak negatif terhadap keberlangsungan usaha para peternak dalam negeri.

Permintaan itu disampaikan anggota Komisi VIII DPR RI, Abdul Wachid, dalam keterangannya di Jakarta, Senin (13/6).

"Peternak hewan sapi, kerbau, kambing sangat gelisah dengan adanya wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK). Kondisi ini tentu saja tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Mesti ada solusi konkret," kata Abdul Wachid.


Terlebih, kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Tengah ini, menjelang Hari Raya Iduladha para peternak menaruh harapan agar hasil ternaknya apik dan bisa laku di pasaran.

"Hari Raya Idul Qurban kurang 26 hari lagi. Tapi dengan adanya wabah PMK, hasil ternak mereka sulit untuk dijual karena masyarakat mungkin merasa waswas dengan adanya wabah PMK ini. Pemerintah mestinya peka akan kondisi semacam ini," tuturnya.

Abdul Wachid mengungkapkan, para peternak di daerahnya semakin gelisah ketika pemerintah daerah memberlakukan kebijakan penutupan pasar hewan imbas wabah PMK.

"Pasar hewan di beberapa daerah seperti Kudus, Jepara, Grobogan, Pati, Demak, Kendal ditutup. Informasinya atas perintah Pemda. Jelas ini semakin membuat kebingungan para petani dan pedagang ternak," tuturnya.

Bahkan, lanjut politikus Gerindra ini, di beberapa daerah para peternak dan pedagang terpaksa melakukan transaksi penjualan di pinggir jalan di depan pasar hewan. Kegiatan tersebut menimbulkan kemacetan lalu lintas dan sangat berbahaya.

Misalnya di pasar hewan Tiban, di mana para peternak dan pedagang melakukan transaksi jual beli di luar pasar saking sepinya pembeli. Petani peternak terpaksa melakukan ini karena kebutuhan hidup mereka.

Atas dasar itu, Abdul Wachid berharap agar negara hadir dalam mewujudkan kebijakan yang peduli terhadap nasib para peternak.

"Pemerintah harus buat kebijakan tegas, misalnya memperketat aturan impor hewan dan impor daging dari luar negeri, pintu masuk diperketat, dan larangan impor dari negara yang hewannya terindikasi punya PMK,” ujarnya.

Selain itu, Abdul Wachid juga meminta Pemda tidak hanya menutup pasar hewan dalam mengatasi wabah PMK ini. Tapi harus punya alternatif, selain menutup pasar hewan yang justru mematikan pendapatan para peternak.

"Gubernur, Bupati, Walikota harusnya menginstruksikan Dinas Pertanian Peternakan dan Dokter Mantri hewan untuk melakukan sosialisasi soal wabah PMK,” tandasnya.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Dua Dirjen Kementerian PKP Mundur Diduga Stres di Bawah Kepemimpinan Ara

Senin, 27 April 2026 | 03:59

UPDATE

Tak Ada Pintu Setop Perang Iran versus AS-Israel

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:02

Prabowo di Tengah Massa Buruh Tak Lagi Hadapi Kritik, tapi Terima Dukungan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 04:00

Pertama Kali Presiden RI Dielu-elukan Buruh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:28

Polri Apresiasi Massa Buruh Tertib

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:20

Perpres Ojol 92 Persen Bisa Picu Kenaikan Tarif

Sabtu, 02 Mei 2026 | 03:01

Jumhur Hidayat Jadi Menteri LH: Politik Merangkul untuk Mengendalikan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:42

Waspada Gelombang Tinggi saat Libur Panjang Pekan Ini

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:19

Kaji Ulang Wacana Pemangkasan Jaminan Kesehatan Aceh

Sabtu, 02 Mei 2026 | 02:00

Perbedaan Lokasi May Day Tak Perlu Diperdebatkan

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:32

Perpina DKI Serukan Kepemimpinan Perempuan Berdaya

Sabtu, 02 Mei 2026 | 01:06

Selengkapnya