Berita

Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Saadi/Net

Nusantara

Kemenag Ajak IPNU Perkuat Moderasi Agama di Sekolah

SENIN, 13 JUNI 2022 | 02:22 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Kementerian Agama mengaja Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) untuk berperan dalam penguatan moderasi agama di sekolah-selokah yang ada di Indonesia.

Ajakan itu disampaikan langsung Wakil Menteri Agama Republik Indonesia Zainut Tauhid Saadi menghadiri acara Halal bihalal Majelis Alumni IPNU di Jakarta, Minggu (12/6).

Dilansir dari laman resmi Kemenag, Zainut meminta IPNU sebagai organisasi pelajar mampu memberikan penguatan kebangsaan kepada para siswa di berbagai sekolah di Indonesia.


Wakil Ketua Umum PPP ini menilai, potensi penyebaran paham ekstrem yang bertentangan dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKTI) bisa saja dimulai sejak usia pelajar.

Bagi Zainut, peran IPNU sangat strategis dalam tugas penguatan moderasi beragama di sekolah. Sebab, IPNU adalah salah satu organisasi pelajar yang besar dan memiliki cabang di berbagai wilayah di Indonesia.

Wamenag juga berpesan agar  IPNU memperkuat narasi dan mengisi media sosial dengan konten-konten tentang moderasi beragama secara menarik.

Selain itu, Zainut berpendapat bahwa IPNU perlu meningkatkan pengkaderan dan penguatan sumber daya manusia agar mampu menguasai peradaban dunia yang saat ini sudah masuk era digital.

IPNU, menurut Wamenag juga harus mampu memperluas jaringan, tidak hanya berada pada madrasah, namun juga sekolah-sekolah umum.

Hal senada diungkapkan Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Ali Ramdhani. Pria yang akrab disapa Dhani ini mengajak penguru dan alumni IPNU turut aktif untuk mencegah penyebaran paham-paham radikal, yang terindikasi sudah disebarkan sejak usia pelajar.

Turut Hadir Ketua Presidium Pusat Majelis Alumni IPNU, Hilmi Muhammadiyah, Ketua Bidang Fatwa MUI Asrorun Ni’am Sholeh, Ali Ramdhani, Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, dan para pengurus IPNU dari berbagai wilayah Indonesia.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

TNI Gandeng Bulog Hadirkan Program Pangan Murah di Puncak Jaya

Kamis, 02 April 2026 | 03:59

Jadwal KA Ciremai Dipastikan Kembali Normal

Kamis, 02 April 2026 | 03:46

KUR dan Salah Arah Subsidi Negara

Kamis, 02 April 2026 | 03:20

Gugatan Forum Purnawirawan TNI Bertujuan agar Kasus Ijazah Jokowi Rampung

Kamis, 02 April 2026 | 02:55

Umrah Prajurit dan ASN TNI

Kamis, 02 April 2026 | 02:39

Ledakan SPBE Cimuning Turut Porak-Porandakan Pemukiman Warga

Kamis, 02 April 2026 | 02:16

JK: Kalau BBM Murah, Orang akan Pakai Seenaknya

Kamis, 02 April 2026 | 01:59

AS Beri Sinyal Belum Ingin Akhiri Perang dengan Iran

Kamis, 02 April 2026 | 01:37

Wamen Fajar: Model Soal TKA Cocok buat Kebutuhan Masa Depan

Kamis, 02 April 2026 | 01:12

Danantara Didorong Percepat Proyek Hilirisasi dan Waste to Energy

Kamis, 02 April 2026 | 00:54

Selengkapnya