Berita

Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra/RMOL

Politik

PKB-PKS Susul KIB Bentuk Koalisi, Partai Demokrat Pilih Jajaki Berbagai Parpol

SABTU, 11 JUNI 2022 | 05:24 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Paska dibentuk Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) oleh Partai Golkar, PAN dan PPP, muncul usulan koalisi dari petinggi PKB dan PKS untuk membangun koalisi semut merah.

Sekjen PKS Aboe Bakar Al Habsyi mengaku terbuka kepada partai lain untuk bergabung ke dalam koalisi semut merah.

Merespons ajakan itu, Kepala Badan Komunikasi Strategis DPP Partai Demokrat Herzaky Mahendra Putra menyatakan bahwa Pemilu 2024 merupakan momentum yang sangat penting bagi perbaikan demokrasi Indonesia.


Menurut Herzaky, ada harapan kuat dari rakyat yang menginginkan perubahan dan perbaikan atas nasib mereka. Sebab, rakyat menginginkan kepemimpinan dan pemerintahan yang memiliki kebijakan yang lebih berpihak kepada mereka.

"Inilah aspirasi dan kehendak rakyat yang dicermati Partai Demokrat ketika Ketum PD AHY dan para kader Demokrat menyapa langsung rakyat, maupun masukan-masukan melalui berbagai survei," demikian kata Herzaky, Jumat malam (10/6).

Atas dasar kondisi kehendak rakyat itulah, Herzaky menegaskan bahwa Demokrat akan berupaya untuk ikut memastikan, agar kedaulatan rakyat benar-benar dapat ditegakkan melalui Pemilu 2024.

Tujuannya, agar Pemilu 2024 dapat berjalan dengan lancar dan sukses, jujur dan adil. Secara teknis, dengan membuka ruang luas bagi semua pihak, untuk ikut berpartisipasi, tanpa ada upaya intervensi atas kedaulatan parpol ataupun figur tertentu.

Terkait dengan pembentukan koalisi, Herzaky mengatakan bahwa hal itu merupakan suatu keharusan karena adanya persyaratan ambang batas presiden 20 persen sebagai syarat mengajukan pasangan calon presiden dan wakil presiden di Pilpres 2024.

Apalai, sejauh ini hanya 1 parpol parlemen yang sudah memenuhi syarat yakni PDIP.

Lebih lanjut Koordinator jurubicara Partai Demokrat ini menyatakan bahwa setiap upaya untuk membangun koalisi, harus didorong dan didukung.

"Untuk memastikan demokrasi di Indonesia berjalan dengan baik. Janganlah ada pihak-pihak yang memaksakan maksimal hanya dua calon yang bertarung, apalagi satu calon utama, dan satu calon boneka," terang Herzaky.

"Berikan ruang terbuka untuk semua, dan pastikan kompetisi dan kontestasinya berjalan dengan fair. Jangan ada upaya menggergaji demokrasi dan kedaulatan rakyat di Pemilu 2024," sambungnya.

Terkait dengan sikap terhadap koalisi Semut merah, Herzaky memastikan bahwa partainya masih terus menjalin silaturahmi dan komunikasi politik dengan semua pihak.

Demokrat, ditambahkan Herzaky sedang terus menjajaki kesamaan visi, kesamaan chemistry. Apalagi, pendaftaran Capres-cawapres masih di penghujung 2023.

"Masih banyak waktu buat kami untuk terus menjajaki berbagai kemungkinan. Masih sangat dinamis dan cair sampai dengan saat ini," pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Tak Pandang Bulu, Prabowo Akui Serahkan Dadan ke Kejaksaan

Kamis, 17 September 2026 | 12:29

MGBKI Soroti Isu Pendidikan Dokter Spesialis

Kamis, 17 September 2026 | 12:21

Prabowo Tugaskan Bahlil Bahas RUU Migas, SKK Migas Bisa Bubar!

Kamis, 17 September 2026 | 12:15

MNK Rokan Resmi Jadi Pionir Pengembanga Migas Nonkonvensional Indonesia

Kamis, 17 September 2026 | 12:13

Dasco Pastikan Seluruh Parpol Dilibatkan dalam Pembahasan Lanjutan RUU Pemilu

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

Ternyata Prabowo Suka Evidence-Based

Kamis, 17 September 2026 | 12:00

SMEC Perluas Akses Layanan Kesehatan Mata

Kamis, 17 September 2026 | 11:50

Berjalan Beriringan, Operasi PLTP Tak Pengaruhi Situs Waruga di Tomohon

Kamis, 17 September 2026 | 11:43

Optimalisasi Sumur Sepinggan V-7: PHKT Genjot Produksi Migas Lampaui Target

Kamis, 17 September 2026 | 11:35

Prabowo Ungkap Bakal Ada Investasi Besar-besaran Masuk RI

Kamis, 17 September 2026 | 11:19

Selengkapnya