Berita

Pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Nasdem Tower, Jakarta/Net

Politik

Pertemuan SBY dan Surya Paloh, Konfirmasi Koalisi Pemerintah Pecah?

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 03:57 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pertemuan Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh dan Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Nasdem Tower, Jakarta, pada Minggu malam (5/6), seolah mengkonfirmasi adanya perpecahan diantara partai politik koalisi pemerintah.

Bukan tanpa alasan, kata Direktur Eksekutif Institute for Democracy and Strategic Affairs (Indostrategic) Khoirul Umam, pandangan itu menjadi amsuk akal karena selama ini Partai Demokrat selalu dipojokkan dalam posisinya sebagai oposisi.

"Jika partai oposisi sudah berkomunikasi langsung dengan partai-partai pemerintahan, itu mengonfirmasi sudah pecahnya koalisi pemerintahan saat ini," kata Khoirul Umam kepada wartawan, Kamis (9/6).


Pada prinsipnya, dia memandang pertemuan SBY dan Surya Paloh sebagai satu langkah progresif. Pasalnya, sebelumnya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono sudah lebih dulu bertemu Surya Paloh.

Bahkan, lanjutnya, jika ditarik pada potensi lebih besar, bukan tidak mungkin pertemuan SBY dan Surya Paloh akan berujung pada kesepakatan berkoalisi di Pemilu Serentak 2024.

"Sebagai kelanjutan dari pertemuan AHY dan SP sebelumnya, pertemuan SBY, AHY dan SP kali ini semakin membuka kemungkinan terbentuknya koalisi baru," pungkasnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya