Berita

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah) diapit Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan/Net

Politik

Ujang Komarudin: dari Tiga Ketum Parpol, Airlangga Hartarto Paling Berpeluang jadi Capres KIB

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 02:55 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) yang dimotori Partai Golkar, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP), tinggal menentukan siapa calon presiden yang akan diusung pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin memberikan kata kunci, bahwa sosok capres yang akan diusung oleh KIB adalah figur yang bisa diterima oleh ketiga parpol dalam koalisi tersebut.

“Sosok yang tentu bisa diterima oleh ketiga partai tersebut. Punya kekuatan dukungan publik, punya kekuatan finansial, dan bisa menang dalam pertarungan di pilpres,” kata Ujang di Jakarta, Kamis (9/6).


Namun begitu, kata Ujang, semua partai politik pasti menginginkan capres itu adalah kadernya. Pada posisi ini, adalah figur ketua umum masing-masing parpol.

"KIB memang mempunya tiga tokoh ketua umum yang akrab di telinga masyarakat. Mulai dari Ketum Golkar Airlangga Hartarto, Ketum PAN Zulkifli Hasan dan Ketum PPP Suharso Monoarfa," katanya.

Jika melihat ketiga nama itu, Ujang melihat peluang terbsesar untuk dimajukan sebagai capres adalah Airlangga Hartarto.

Alasannya, kata dia, adalah keputusan dalam Munas Golkar yang harus menjadikan Airlangga capres. Kemudian, jika melihat perolehan suara Partai Golkar lebih besar dibanding PAN dan PPP.

“Airlangga yang berpeluang. Airlangga itu sudah secara resmi ditetapkan Golkar dalam Munas dan Rapimnas sebagai capres. Dan Golkar juga mendapatkan kursi terbesar di DPR jika dibandingkan dengan PAN dan PPP,” pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya