Berita

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani saat ziarah ke makam KH Muslim Rifai Imampuro atau dikenal dengan nama Mbah Lim/Ist

Politik

Sekjen Gerindra Ziarah ke Makam Mbah Lim, Ulama yang Selalu Ingatkan Pentingnya Jaga NKRI dan Pancasila

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 01:17 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani melakukan lawatan ke Pesantren Al Mutaqien Pancasila Sakti di Klaten, Jawa Tengah. Pada lawatannya ini, Muzani langsung disambut oleh pimpinan pondok pesantren KH Saifudin Zuhri.

Tujuan kedatangan Muzani, untuk berziarah ke makam KH Muslim Rifai Imampuro atau dikenal dengan nama Mbah Lim, ulama karismatik yang memiliki kedekatan hubungan dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Selain itu, kata Muzani, dengan menyambangi pondok pesantren, maka tradisi kedekatan Partai Gerindra dengan ulama akan terjaga.


"Ini adalah cara kami untuk terus berkomunikasi dengan para ulama, mendekatkan diri dengan pondok pesantren. Karena ulama dan pesantren adalah mata hati rakyat, mata hati umat," kata Muzani dalam keterangannya, Kamis (9/6).

Wakil Ketua MPR RI ini mengatakan, ada pesan-pesan yang selalu diingat dari Mbah Lim. Utamanya, tentang betapa tingginya kepedulian Mbah Lim kepada kesatuan dan persatuan bangsa.

"Yang selalu diingat dari almarhum adalah selalu mengingatkan kita perlunya menjaga NKRI, menjaga Pancasila. Selalu memberikan pesan pesan bahwa Pancasila itu sakti. Indonesia menjadi kuat karena Pancasila, itu selalu diucapkan beliau berkali-kali," tuturnya.

Dia menceritakan, kedekatan Prabowodengan Mbah Lim yang telah terajut tali persaudaraan sejak era 90an. Maka itu, Muzani merasa perlu untuk bersilaturahmi dengan keluarga besar pondok pesantren Al Mutaqien Pancasila Sakti sebagai bentuk memperkuat tali silaturahmi yang sebelumnya sudah dibangun oleh Prabowo.

"(Kunjungan) ini adalah cara kami dan tanggung jawab kami untuk berbakti kepada orang tua dan kepada pemimpin agar silaturahmi yang selama ini dirajut tidak putus," demikian Muzani.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Langkah Prabowo Masukkan Budaya LGBTQ Ancaman Nonmiliter Patut Didukung

Minggu, 05 Juli 2026 | 08:18

Kenduri Cinta Tantang Jokowi Dialog Terbuka soal Ijazah

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:31

Program Kopdes Tak Boleh Abaikan Prinsip HAM

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:19

Wacana Dua Periode Anyep Bikin Relawan Beralih Dukung Gibran Maju Capres

Minggu, 05 Juli 2026 | 07:05

Anomali Gembok Rp1 Juta Ditjenpas

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:53

JPU Kasus Ijazah Jokowi Bikin Takut Narasumber Hadiri Diskusi di Televisi

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:46

Burung Bicara Sebelas Kata

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:34

Eropa dalam Perang Salib Pertama (1096-1099)

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:27

Penalti Mbappe Bawa Les Bleus ke Perempat Final

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:21

Keuntungan BUMN Jadi Energi Baru Pembangunan

Minggu, 05 Juli 2026 | 06:06

Selengkapnya