Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN)/Net

Politik

Menko Airlangga: Keberhasilan Pengusaha Nahdliyin Dibutuhkan Indonesia

JUMAT, 10 JUNI 2022 | 00:29 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Pengusaha dari keluarga besar Nahdlatul Ulama (NU) atau Nahdliyin memiliki peran sangat strategis untuk menjadi motor penggerak ekonomi nasional maupun di tingkat global.

Begitu dikatakan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam acara Pelantikan Pengurus Pusat Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) Masa Khidmad 2022-2027 di Hotel Sultan Jakarta, Rabu (8/6).

Para pengusaha Nahdliyin di seluruh Indonesia, kata Airlangga, memiliki peran yang sangat strategis untuk memanfaatkan potensi dengan menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan, keuangan syariah, digitalisasi UMKM, dan industri halal melalui berbagai peluang bisnis dan kemitraan di tingkat nasional maupun global.


"Keberhasilan pengusaha Nahdliyin sangat dibutuhkan Indonesia,” kata Airlangga.

Ketua Umum Partai Golkar ini, berharap HPN tidak hanya sebagai wadah pengusaha. Tetapi, juga menjadi wahana dalam meningkatkan kualitas dan kapasitas usaha UMKM, pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat, hingga menjadi inkubator bagi lahirnya wirausahawan baru.

Pemerintah, kata Airlangga, siap bekerja sama untuk mendukung peningkatan dan pertumbuhan para pengusaha Nahdliyin. Salah satunya, melalui program Kredit Usaha Rakyat (KUR), yang saat ini telah menjadi pembiayaan mudah dan murah serta inklusif bagi pelaku usaha, baik skala ultramikro, mikro, kecil, maupun menengah.

"Pemerintah selalu siap untuk bekerja sama dengan HPN dan diharapkan kerja sama ini dapat meningkatkan perekonomian umat," katanya.

Airlangga menambahkan, sebagai negara dengan penduduk muslim yang mencapai 87 persen dari seluruh populasi, dan merupakan yang terbesar di dunia, Indonesia memiliki sumber daya yang melimpah dengan potensi pasar halal domestik maupun global yang sangat besar.

Untuk itu, dia berpesan agar HPH mampu meningkatkan kapasitas para anggotanya untuk meningkatkan kualitas dalam mengembangkan daya saing.

"Pembangunan ekonomi Indonesia sangat ditentukan oleh kualitas pelaku usaha, sehingga kemampuan adaptasi yang cepat, berkarakter, dan berdaya saing tinggi merupakan prasyarat utama yang perlu dimiliki oleh para pengusaha," pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

Pakai Jaket Gojek Mulyono di Sidang Pledoi, Nadiem Ingin Seret Jokowi?

Rabu, 03 Juni 2026 | 05:18

UPDATE

BNI Ingatkan Nasabah, Waspada Modus Penipuan BNIdirect

Sabtu, 13 Juni 2026 | 16:06

Diduga Palsukan KTA, Sekjen dan Waketum PPP Dipolisikan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:47

DPR Nilai Dukungan Publik terhadap Program MBG Tetap Kuat Meski Diterpa Kasus Korupsi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:09

Seleksi Pejabat Kemenag Kini Makin Ketat, Rekam Jejak Jadi Penentu

Sabtu, 13 Juni 2026 | 15:04

Soal Protes Kenaikan BBM, DPR Ingatkan Harga di Indonesia Masih Relatif Murah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:34

Program Padat Karya Jaga Daya Beli Masyarakat

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:29

Kejagung: Motor Listrik MBG Bukan untuk Disita, Tapi Segera Disalurkan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 14:24

LEMIGAS dan Pertagas Resmi Berkolaborasi di Proyek Cisem II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:55

Fernando Emas: Waspada Reformasi 1998 Jilid II

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:51

Bank Mandiri Siapkan Rp1,95 Triliun untuk Lunasi Green Bond Seri A

Sabtu, 13 Juni 2026 | 13:33

Selengkapnya