Berita

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto/RMOL

Politik

Arahan Megawati soal Pencapresan 2024, Hasto: Disiplin!

RABU, 08 JUNI 2022 | 21:11 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Suruh kader PDIP diminta disiplin dan mengikuti keputusan partai ihwal kontestasi pemilihan presiden (Pilpres) 2024.

Demikian disampaikan Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDIP Hasto Kristiyanto saat ditanya soal arahan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri terkait pencapresan dari PDIP.

Diketahui, nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo belakangan ramai diperbincangkan lantaran dianggap menjadi jagoan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2024 nanti. Indikasi itu dikuatkan saat Jokowi secara tersirat menyinggung masalah pencapresan di acara Raker Projo beberapa waktu lalu.


“Arahannya (Megawati) kita ini kan satu keluarga besar yang menyatukan diri dalam organisasi PDIP. Dengan sejarah yang begitu panjang, dengan cita-cita besar untuk Indonesia Raya,” kata Hasto kepada wartawan di Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Rabu (8/6).

“Sehingga semuanya berdisiplin dan terkait dengan Pilpres 2024,” imbuhnya menegaskan.

Hasto menegaskan, mekanisme pencapresan PDIP sudah berjalan sejak lama. Itu pun sudah diterapkan dengan saat Jokowi didapuk menjadi capres dari PDIP.

“Lahirlah Pak Jokowi pada tahun 2014, dan lahirlah banyak pemimpin bangsa dan pemimpin daerah,” tuturnya.

Hasto menambahkan, sinyal dukungan PDIP sendiri untuk pencapresan 2024 berjalan baik seperti biasanya. Meskipun Jokowi secara sempat menyinggung masalah pencapresan di acara Raker Projo beberapa waktu lalu ada Ganjar Pranowo.

“Ya sinyalnya baik-baik saja, tadi kita lihat kemarin juga pertermuannya berlangsung baik beliau secara periodik bertemu berdialog bangsa dan negara. Dan Presiden sendiri mengatakan hubungannya dengan Bu Mega kan hubungan batin,” katanya.

“Hubungan ibu dan anak itu sudah tahap ya cukup dalam tahap yang penuh dengan suasana kebatinan,” demikian Hasto.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya