Berita

Amunisi dan bahan peledak yang ditemukan di rumah seorang warga/Ist

Presisi

Polisi Sebut Temuan Bahan Peledak dan Senpi AK 47 Belum Mengarah ke Pemilik Rumah

SELASA, 07 JUNI 2022 | 22:25 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Jawa Barat membenarkan adanya temuan bahan peledak, amunisi dan senjata api AK 47 di rumah seseorang di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Ibrahim Tompo menyampaikan, pihaknya sudah melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi yang ada di TKP.

Mulai dari tukang bersih-bersih rumah, dua anggota Polri dan TNI yang mendapatkan laporan temuan benda-benda berbahaya itu. Termasuk kepada pemilik rumah


Hasilnya, ungkap Tompo, pemeriksaan belum mengarah ke pemilik rumah.

“Sampai hari ini keterangan yang didapatkan penyidik belum mengarah kepada pemilik bahan meteril,” kata Ibrahim Tompo saat dikonfirmasi Kantor Berita Politik RMOL, Selasa malam (7/6).

Sebelumnya, bahan peledak dan amunisi serta senjata AK 47 ditemukan di rumah seorang warga di Jalan Asia Afrika, Kota Bandung.

Adapun temuan benda-benda berbahaya ini berupa satu buah detonator, satu box diduga dinamit alias TNT, ratusan amunisi kaliber 7,62 mm. Kemudian ratusan amunisi kaliber 9mm berlogo PT Pindan serta senjata jenis AK 47.

Penemuan ini, ditemukan saat pemilik rumah tengah melakukan renovasi. Saat dibongkar, ditemukanlah barang-barang tersebut, yang tersimpan di rak lemari di rumah bagian belakang dan di gudang ruangan tengah.

Populer

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

Negara Jangan Kalah dari Mafia, Copot Dirjen Bea Cukai

Selasa, 10 Februari 2026 | 20:36

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Lima Orang dari Blueray Cargo Ditangkap saat OTT Pejabat Bea Cukai

Kamis, 05 Februari 2026 | 15:41

Koordinator KKN UGM Tak Kenal Jokowi

Rabu, 04 Februari 2026 | 08:36

UPDATE

Mendag AS Akhirnya Mengakui Pernah Makan Siang di Pulau Epstein

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:10

Israel Resmi Gabung Board of Peace, Teken Piagam Keanggotaan di Washington

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:09

Profil Jung Eun Woo: Bintang Welcome to Waikiki 2 yang Meninggal Dunia, Tinggalkan Karier Cemerlang & Pesan Misterius

Kamis, 12 Februari 2026 | 10:08

Harga Minyak Masih Tinggi Dipicu Gejolak Hubungan AS-Iran

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:59

Prabowo Terus Pantau Pemulihan Bencana Sumatera, 5.500 Hunian Warga Telah Dibangun

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:49

IHSG Dibuka Menguat, Rupiah Tertekan ke Rp16.811 per Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:47

Salah Transfer, Bithumb Tak Sengaja Bagikan 620.000 Bitcoin Senilai 40 Miliar Dolar AS

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:33

Menteri Mochamad Irfan Yusuf Kawal Pengalihan Aset Haji dari Kementerian Agama

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:18

Sinyal “Saling Gigit” dan Kecemasan di Pasar Modal

Kamis, 12 Februari 2026 | 09:09

KPK: Kasus PN Depok Bukti Celah Integritas Peradilan Masih Terbuka

Kamis, 12 Februari 2026 | 08:50

Selengkapnya