Berita

Pangkalan militer di Ream, Kamboja/Net

Dunia

Selandia Baru Tolak Kehadiran Pangkalan Militer Rahasia China di Kamboja

SELASA, 07 JUNI 2022 | 15:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Selandia Baru menyoroti pembangunan pangkalan militer rahasia China di Kamboja yang dikhawatiran dapat mengancam keamanan di kawasan Indo-Pasifik.

Menurut laporan media asing, upacara peletakan batu petama pangkalan militer tersebut dilakukan pada pekan ini di Teluk Thailand.

Selama konferensi pers pada Selasa (7/6), Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern ditanya mengenai pangkalan tersebut.


"Untuk Selandia Baru, kami sering menilai aktivitas di kawasan Asia Pasifik berdasarkan pertanyaan apakah itu memberikan perdamaian dan stabilitas atau tidak," kata Ardern, seperti dikutip NZ Herald.

"Kami sangat menentang peningkatan militerisasi di kawasan kami, kawasan Pasifik. Karena kami tidak percaya itu menambah perdamaian dan stabilitas di halaman belakang kami," tambahnya.

Menurut The Washington Post, pangkalan angkatan laut rahasia itu berada sekitar 30 km dari tenggara Sihanoukville. Nantinya fasilitas tersebut akan digunakan secara eksklusif oleh militer China. Tetapi Kamboja dan China membantah hal tersebut.

Adapun fasilitas militer tersebut dilaporkan akan berada di bagian utara Pangkalan Angkatan Laut Ream Kamboja.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya