Berita

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto/Ist

Politik

Kemenko Perekonomian Minta Tambah Anggaran Rp 82,2 M, Ini Rinciannya

SELASA, 07 JUNI 2022 | 10:48 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Puluhan program kerja prioritas dan reguler diajukan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian kepada DPR RI dalam Rapat Kerja Anggaran pembahasan Pagu Indikatif Kementerian Koordinator di Banggar DPR RI, Senin (6/6).

Setidaknya, ada 61 program kerja baik program prioritas maupun reguler yang diajukan. Kemenko Perekonomian juga akan mendukung beberapa prioritas nasional di antaranya prioritas nasional-1 atau PN-1 yaitu memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan berkualitas dan berkeadilan.

"PN-3 meningkatkan SDM berkualitas dan berdaya saing, PN-5 memperkuat infrastruktur untuk mendukung pengembangan ekonomi dan pelayanan dasar, dan PN-6 yaitu membangun lingkungan hidup, meningkatkan ketahanan bencana, dan perubahan iklim,” ujar Menko Airlangga dalam keterangan tertulisnya, Selasa (7/6).


Tahun Anggaran 2022, Kemenko Perekonomian telah melakukan automatic adjusment atau pencadangan anggaran sebesar Rp 35,2 miliar dalam rangka mengantisipasi ketidakpastian perekonomian global. Sampai 5 Juni 2022, penyerapan anggaran 2022 tercatat telah mencapai Rp 157 miliar (35,3% dari total pagu) atau sebesar 38,3% dari total pagu setelah dikurangi automatic adjustment.

Berdasarkan Surat Edaran Bersama (SEB) Menteri PPN/Kepala Bappenas dan Menteri Keuangan tentang Pagu Indikatif Belanja K/L TA 2023, Pagu Indikatif Kemenko Perekonomian tahun anggaran 2023 tercatat Rp 471,8 miliar dengan komposisi Program Teknis (Koordinasi) sebesar Rp 172 miliar atau 36,5% serta Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 299,8 miliar atau 63,5%.

Angka tersebut meningkat Rp 26,9 miliar atau 6,06% dibandingkan dengan Pagu Alokasi Anggaran tahun anggaran 2022 sebesar Rp 444,9 miliar.

Berkenaan dengan tambahan program kerja, Kemenko Perekonomian mengajukan penambahan anggaran terkait kebutuhan peningkatan layanan dukungan manajemen dan penugasan strategis yang belum terakomodir.

Kebutuhan tersebut di antaranya untuk peningkatan pengendalian internal, transformasi kelembagaan KEK, pelaksanaan keketuaan ASEAN 2023, PMO transformasi ekonomi digital, rekomendasi kebijakan pemanfaatan teknologi hijau untuk percepatan transisi energi dan pengembangan wilayah, serta rekomendasi kebijakan valuasi ekonomi kebencanaan.

Kemenko Perekonomian mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp 82,2 miliar. Dengan rincian, Program Koordinasi Pelaksanaan Kebijakan sebesar Rp 77,2 miliar dan Program Dukungan Manajemen sebesar Rp 5 miliar.

“Sehingga Pagu Anggaran tahun anggaran 2023 diusulkan dari semula Rp 471,8 miliar menjadi Rp 554 miliar,” jelas Menko Airlangga.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Tambahan Dana BBM Subsidi Tembus Rp2 Triliun per Hari

Jumat, 10 April 2026 | 02:02

HIPKA Dorong Kepercayaan Pengusaha di Tengah Ketidakpastian Global

Jumat, 10 April 2026 | 01:26

Warga Dunia Khawatir Konflik Iran-Israel Kembali Pecah

Jumat, 10 April 2026 | 01:19

Perlu Hitungan Matang Jaga Ketahanan BBM

Jumat, 10 April 2026 | 01:04

Sandiaga Uno Raih Penghargaan Muzakki Teladan Berdampak

Jumat, 10 April 2026 | 00:31

Prabowo Cerdas Sikapi Wacana Impeachment

Jumat, 10 April 2026 | 00:18

Masa Depan Jakarta Ada di Kota Tua dan Kepulauan Seribu

Jumat, 10 April 2026 | 00:05

Gencatan Senjata Iran-Israel Bukan Akhir Konflik, Indonesia Wajib Waspada

Kamis, 09 April 2026 | 23:41

Badan Pelaksana Otoritas Danau Toba Butuh Pemimpin Baru

Kamis, 09 April 2026 | 23:24

MRT Adalah Game Changer Transformasi Kota Tua Jakarta

Kamis, 09 April 2026 | 23:03

Selengkapnya