Berita

Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto/Net

Politik

Bukan hanya Gerindra, Masyarakat juga Inginkan Prabowo Presiden

SENIN, 06 JUNI 2022 | 20:55 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Timur Anwar Sadad mengaku partainya belum melakukan koalisi dengan partai manapun untuk saat ini. Anwar Sadad menjelaskan bahwa terlalu dini jika dilakukan untuk menghadapi kontestasi Pemilu 2024.

Bagi Anwar Sadad, Partai Gerindra bisa bekerja sama dengan partai manapun. Meski demikian, terkait bangunan koalisi masih terlalu dini.

Pria yang akrab disapa Gus Sadad ini mengatakan bahwa koalisi untuk kepala daerah yang digunakan untuk Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) adalah tergantung Pemilu legislatif Februari 2024. Sementara untuk perhelatan Pilkada akan dilaksanakan pada November 2024.


"Konfigurasi politik saat ini mungkin nanti akan berubah setelah Pemilu 2024 dalam konteks Jawa Timur. Nah dalam konteks nasional ya koalisi yang dibangun, tergantung pada pimpinan pusat," kata Anwar Sadad seperti diberitakan Kantor Berita RMOLJatim, Senin (6/6).

Lebih lanjut Sadad mengatakan koalisi yang dibangun sejumlah partai masih belum kokoh. Artinya masih ada kemungkinan bersifat cair.

"Mungkin itu hanya sekedar gimmick politik saja. Belum sampai mengarah pada hal-hal yang bersifat mengikat," ungkapnya.

 Gus Sadad mengatakan seluruh kader partai Gerindra mengusulkan dan meminta hanya satu nama yaitu Prabowo Subianto untuk menjadi calon presiden tahun 2024.

 "Beliau sendiri yang menjadi calon presidennya. Tidak meng-endorse seseorang untuk menjadi calon presiden. Bukan hanya Partai Gerindra yang menginginkan Pak Prabowo menjadi presiden, tapi juga masyarakat umum," pungkasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya