Berita

Gubernur Sumsel Herman Deru mendapat rapor merah di Hari Lingkungan Hidup Sedunia/RMOLSumsel

Nusantara

Kerusakan Lingkungan Masih Banyak Terjadi, Gubernur Sumsel Dapat Rapor Merah

SENIN, 06 JUNI 2022 | 17:43 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Rapor merah diberikan kepada Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, oleh sejumlah pegiat lingkungan yang tergabung dalam Koalisi Kawali, Senin (6/6). Rapor merah tersebut terkait dengan penanganan masalah perusakan lingkungan dan tambang yang ada di Bumi Sriwijaya.

Seperti dijelaskan Koordinator Aksi, Candra Anugerah atau biasa disapa Capung, rapor merah tersebut menyusul peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia yang selalu diperingati setiap tanggal 5 Juni. Menurutnya, sudah menjadi tugas Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel dalam menjaga lingkungan lewat aturan serta kebijakan yang menjadi tanggungjawabnya.

"Dalam kurun waktu setahun ini kami mencatat banyak sekali kerusakan lingkungan yang terjadi di Sumsel," kata Capung, seperti diwartakan Kantor Berita RMOLSumsel, Senin (6/6).


Adapun kerusakan yang dimaksud Capung salah satunya di kawasan Komplek Perkantoran Pemprov Sumsel di Keramasan, aktivitas pertambangan, hingga kerusakan-kerusakan lingkungan.

Bahkan salah satu kerusakan yang menjadi perhatian koalisi ini adalah pencemaran sungai yang terjadi di Daerah Merapi Selatan, Kota Lahat.

"Kerusakan terparah bagi kami adalah pencemaran sungai di Merapi Selatan, Lahat. Dan parahnya lagi perusahaan penyebab itu mendapatkan proper biru, tentu ini jadi perhatian kami," jelasnya.

"Sebagai upaya fungsi kontrol sosial, kita berikan rapor merah ini pada Gubernur Sumsel," timpalnya.

Capung menambahkan akan tetap mengawal serta melakukan investigasi terhadap kerusakan-kerusakan lingkungan yang ada di Bumi Sriwijaya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya