Berita

Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar/Net

Politik

Kemendagri Yakin Pengalaman Pilkada 2020 Jadi Modal Menjaga Suara Publik pada Pemilu 2024

SENIN, 06 JUNI 2022 | 15:59 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Hak masyarakat menyalurkan suaranya dalam proses demokrasi yang akan berlangsung ke depan, yakni Pemilu Serentak 2024, dipastikan akan berjalan dengan baik oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Direktur Jenderal (Dirjen) Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri, Bahtiar mengatakan, pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 yang kemungkinan masih berlangsung dalam suasana transisi pandemi menuju endemi bisa berlangsung dengan baik dengan berpatokan kepada Pilkada 2020.

Menurutnya, pemerintah sudah memiliki pengalaman yang cukup baik dari pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 lalu.


"Menjaga suara rakyat dan merawat demokrasi itu sudah kita lakukan 2020. Di negara lain terjadi kepanikan, bahkan pada saat mereka melaksanakan pemilu relatif terjadi banyak kontraksi," ujar Bahtiar dalam diskusi Populi Center di Jakarta, Senin (6/6).

Lanjut Bahtiar, baik pemerintah pusat maupun daerah telah bekerja keras untuk menghadapi pemilihan kepada daerah tahun 2020 lalu tersebut, mengingat regulasi-regulasi yang dibuat belum sesuai dengan kondisi pandemi.

"Ada banyak praktik yang terjadi dalam penyelenggaraan pemerintah dalam negeri kita. Paling tidak sejak 2020 itu tidak diatur dalam hukum, baik hukum nasional maupun hukum pemerintahan daerah, ataupun peraturan daerah, apapun itu bisa diatasi untuk mengatasi permasalahan pemerintahan," jelas Bahtiar.

Akan tetapi, Bahtiar melihat kesanggupan pemerintah untuk tetap menjaga hak suara rakyat dan kualitas demokrasi bisa terbantu basis ideologi yang dianut Indonesia.

"Namun demikian, alhamdulillah dengan semangat nilai Pancasila sebagai penuntun kita, kekurangan hukum negara bisa diatasi, karena kita punya nilai yang kuat yang mengikat kita," tutur Bahtiar.

"Walaupun hukumnya tidak tersedia, ternyata negara ini punya kekuatan yang luar bisa, pada titik tertentu mampu berkompromi dan mampu mencari jalan terbaik walaupun hukum tidak tersedia," sambungnya.

Oleh karena itu, Bahtiar meyakini pengalaman penyelenggaraan Pilkada Serentak 2020 yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19 menjadi pegangan untuk penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada Serentak 2024.

"Kita di situasi seperti itu (di tengah pandemi Covid-19) relatif berjalan lancar. Partisipasi publik bisa kita lakukan, dan tidak ada peristiwa luar biasa di 217 daerah yang melaksanakan itu (Pilkada Serentak 2020)," paparnya.

"Dengan pengalaman ini kita yakin kita bisa melakukan itu, apalagi di situasi normal menuju 2024," tandas Bahtiar.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya