Berita

Gubernur DKI Jakarta dan mobil balap Formula E/Net

Politik

Tudingan Anies Hanya Pintar Ngomong Terbantahkan Lewat Formula E

SENIN, 06 JUNI 2022 | 11:50 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ajang balap Formula E yang sukses digelar Pemeritah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dengan segala tekanan, disinyalir bakal mempengaruhi perspektif partai politik (parpol) terhadap sosok sang Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

Analisa Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia, Ali Rif'an, penyelenggaraan Formula E di bilangan Ancol, Jakarta Utara, Sabtu (6/6), tidak seperti anggapan BuzzerRp. Artinya, pesimistis yang selama ini ditampilkan BuzzerRp terbantahkan dengan sendirinya.

"Formula E ini banyak dicibir oleh para BuzzerRp bahwa tidak akan bisa terlaksana, proyek ambisius dan seterusnya. Tapi buktinya bisa dilaksanakan dalam waktu yang cepat," ujar Ali kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/6).


Melalui suksesi ajang Formula E, Ali memandang Anies sebagai satu figur yang berhasil mematahkan tudingan atau anggapan miring terhadap kerja-kerjanya di Pemprov DKI Jakarta.

"Tudingan bahwa Anies sebagai gubernur (DKI Jakarta) hanya pintar pencitraan, pintar ngomong salah, buktinya dia bisa bekerja," imbuhnya menegaskan.

Maka dari itu, lulusan magister politik Universitas Indonesia ini memperkirakan Anies bakal menjadi sosok yang dipertimbangkan banyak parpol, mengingat suksesnya menyelenggaraakan Formula E dan juga terus berada di papan atas elektablitas tertinggi dalam hasil survei sejumlah lembaga.

"Jadi Formula E tentu punya nilai tawar, menambah bobot Anies Baswedan. Formula E merupakan salah satu pekerjaan yang cukup boombastis dan menyedot perhatian publik," tuturnya.

"Sedikit banyak ini akan berpengaruh kepada citra positif Anies Baswedan sebagai capres yang selalu masuk di top three survei-survei kredibel belakangan ini," pungkas Ali.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya