Berita

Ketum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono, makin berpeluang untuk berduet dengan Anies Baswedan pada Pilpres 2024/Ist

Politik

Masing-masing Punya Kelebihan, Peluang "Perkawinan" Anies-AHY Sangat Besar

SENIN, 06 JUNI 2022 | 08:18 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Peluang "perkawinan" antara Anies Baswedan dengan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Pilpres 2024 mendatang sangat besar. Salah satu faktornya adalah dua tokoh muda ini sama-sama memiliki kelebihan untuk memenangkan kontestasi.

Peneliti Senior Institut Riset Indonesia (Insis), Dian Permata mengatakan, tidak bisa dipungkiri bahwa Anies Baswedan yang saat ini menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta adalah salah satu calon presiden (capres) yang potensial di Pilpres 2024.

"Elektabilitas Gubernur DKI itu masih berada di garis edar lima besar capres yang diunggulkan via survei. Di data Insis per April 2022 juga menyatakan demikian. Bahwa ia masuk di lima besar capres Pilpres 2024," ujar Dian kepada Kantor Berita Politik RMOL, Senin (6/6).


Hanya saja, kata dosen ilmu politik Universitas Ibnu Chaldun (UIC) ini, peluang Anies untuk tetap mendapatkan panggung politik besar itu tidak banyak. Karena, Anies akan digantikan oleh Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta pada akhir tahun ini hingga 2024.

Artinya, kata Dian, setelah itu Anies tidak akan banyak mendapat sorotan media. Terkecuali, setelah tidak lagi menjabat Gubernur, Anies menjadi ketua dari sebuah organisasi besar atau berskala nasional.

"Atau ia mendapatkan 'durian runtuh' dicapreskan oleh sebuah partai politik dalam waktu yang berdekatan setelah ia tidak lagi menjabat sebagai Gubernur DKI. Karena itulah, Anies mengkapitalisasi maksimal di Formula E," kata Dian.

Menurut Dian, Anies sengaja mempertontonkan kepada publik bahwa dirinya adalah capres yang layak diusung. Caranya adalah "mesra" dengan orang yang dianggap potensial mendukung atau menjadi kompetitor di 2024.

"Jika skenario dicapreskan oleh sebuah partai terjadi, maka posisi bargaining politik Anies dan AHY rada seimbang. Karena Anies membawa dukungan partai politik, sedangkan AHY sudah memegang tiket untuk Pilpres 2024. Di mana dukungan partai menjadi pintu masuk tiket gabungan terusan untuk ikut gelaran Pilpres 2024," paparnya.

"Karena itu, peluang perkawinan keduanya bisa terjadi," pungkas Dian.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

RUU Perampasan Aset Diusulkan Ganti Nama, Berikut Nomenklaturnya

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:07

Purbaya Sudah Cairkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda buat Gaji PPPK

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:52

Koperasi Jadi Kunci Hilirisasi Sawit dan Penguatan Daya Tawar Petani

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:50

Songs for Sumatera-Human Initiative Pulihkan Fasilitas MIN 4 Aceh Tamiang

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:38

Subsidi Pertalite Bocor, Kelompok Kaya Masih Nikmati Kucuran Negara

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:32

Pengacara Gus Yaqut Bongkar Duduk Persoalan Pembagian Kuota Haji Tambahan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 19:16

Usai Bertemu Purbaya, Bahlil Bakal Perketat Orang Kaya yang Pakai Pertalite

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:58

12 Saksi Diperiksa, Sekretaris Kepala BGN Ikut Terseret Kasus MBG

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:46

Rudy Tanoe Irit Bicara soal Korupsi Penyaluran Bansos Usai Diperiksa KPK 4,5 Jam

Selasa, 11 Agustus 2026 | 18:42

Selengkapnya