Berita

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron/Net

Politik

BUMN Tidak Sponsori Formula E, Herman Khaeron: Aneh, Kesannya Jadi Politis

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 17:48 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Ajang balap mobil listrik internasional atau Formula E telah sukses dilaksanakan di Ancol, DKI Jakarta pada Sabtu kemarin (4/6). Namun demikian, pelaksanaan itu mengundang tanya besar tentang tidak adanya dukungan dari Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron mengaku aneh dengan ketidakhadiran BUMN sebagai sponsor Formula E. Padahal, Presiden Joko Widodo turut hadir dan menyaksikan jalannya pertandingan di arena Formula E.

"Tentu bagi saya sangat aneh ketika tidak ada BUMN yang mensponsori terhadap perhelatan Formula E di Jakarta," ujar Herman Khaeron kepada wartawan, Minggu (5/6).


Menurutnya, perlakuan BUMN tersebut memunculkan kesan yang politis. Pasalnya, ketika ajang balapan MotoGP di Mandalika beberapa waktu yang lalu, banyak BUMN yang mensponsori ajang itu.

"Tentu ini kesannya menjadi politis gitu,” imbuhnya.

Legislator dari Fraksi Partai Demokrat itu mendesak agar pengelolaan BUMN dilakukan secara profesional. Terlebih, ajang balapan mobil listrik itu punya pesan untuk penggunaan mobil listrik yang akan digalakkan di tanah air.

"Formula E di dalamnya ada pesan bahwa ini adalah balapan mobil elektrik, mobil listrik yang juga Indonesia ke depan menggalakkan terhadap penggunaan mobil listrik,” katanya.

Herman mengatakan BUMN harus menjadi pendorong terhadap kegiatan-kegiatan yang berskala internasional dan memberikan feedback yang positif baik terhadap korporasi maupun terhadap bangsa dan negara.

"Ini adalah perhelatan negara Indonesia, sehingga semestinya sama ketika BUMN mendukung terhadap pelaksanaan MotoGP di Mandalika, semestinya BUMN juga mendukung/mensponsori terhadap pelaksanaan Formula E di Jakarta,” demikian Herman.

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya