Berita

Peringatan demonstrasi berdarah Tiananmen 1989 di Lapangan Liberty, Taipei pada 4 Juni 2022/Reuters

Dunia

Ketika Hong Kong "Dilumpuhkan" oleh UU Keamanan Nasional, Taiwan Tetap Peringati Tragedi Tiananmen 1989

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 09:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Taiwan memperingati tragedi berdarah di Lapangan Tiananmen, Beijing 33 tahun yang lalu dengan berkumpul di Taipei pada Sabtu (4/6).

Pada 4 Juni 1989, aksi demonstrasi besar-besaran yang dipimpin oleh mahasiswa di China berakhir penuh darah ketika pasukan China melepaskan tembakannya di Lapangan Tiananmen.

Hingga saat ini pemerintah China enggan memberikan jumlah pasti korban tewas dari tragedi tersebut. Tetapi kelompok HAM meyakini jumlahnya bisa mencapai ribuan.


Peringatan Tiananmen biasanya dilakukan setiap tahun oleh Hong Kong dan Taiwan. Namun situasi Hong Kong saat ini yang semakin erat di bawah kendali China telah mengerahkan pengamanan ketat untuk mencegah aksi protes.

Di China sendiri, otoritas melarang setiap peringatan tragedi Tiananmen. Sehingga hanya Taiwan yang bisa memperingati tragedi berdarah tersebut secara terbuka.

"Ini adalah simbol betapa demokrasi itu berharga dan rapuh pada saat yang sama, dan bagaimana orang yang peduli dengan demokrasi perlu membelanya atau otoriter di mana pun akan berpikir orang tidak peduli," kata Jeremy Chiang yang hadir acara peringatan Tiananmen 1989 di Lapangan Liberty, Taipei.

Sementara itu, dikutip Reuters, sejumlah aktivis telah membuat patung baru untuk memperingati tragedi Tiananmen. Desember lalu, patung tersebut dihapus dari Universitas Hong Kong setelah bertengger di sana selama lebih dari dua dekade.

Terakhir kali Hong Kong menggelar peringatan Tiananmen adalah pada 2019. Ketika itu lebih dari 180 ribu orang hadir, memenuhi enam lapangan sepak bola.

Tetapi China memberlakukan UU keamanan nasional di Hong Kong pada Juni 2020 yang menghukum tindakan subversi, terorisme, dan kolusi dengan pasukan asing hingga hukuman penjara seumur hidup.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Dicurigai Ada Kaitan Gibran dalam Proyek Sarjan di Kabupaten Bekasi

Senin, 29 Desember 2025 | 00:40

UPDATE

Dana Asing Banjiri RI Rp2,43 Triliun di Akhir 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 10:09

Pelaku Pasar Minyak Khawatirkan Pasokan Berlebih

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:48

Polisi Selidiki Kematian Tiga Orang di Rumah Kontrakan Warakas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:41

Kilau Emas Dunia Siap Tembus Level Psikologis Baru

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:19

Legislator Gerindra Dukung Pemanfaatan Kayu Hanyut Pascabanjir Sumatera

Sabtu, 03 Januari 2026 | 09:02

Korban Tewas Kecelakaan Lalu Lintas Tahun Baru di Thailand Tembus 145 Orang

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:51

Rekor Baru! BP Tapera Salurkan FLPP Tertinggi Sepanjang Sejarah di 2025

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:40

Wall Street Variatif di Awal 2026

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:23

Dolar AS Bangkit di Awal 2026, Akhiri Tren Pelemahan Beruntun

Sabtu, 03 Januari 2026 | 08:12

Iran Ancam Akan Targetkan Pangkalan AS di Timur Tengah Jika Ikut Campur Soal Demo

Sabtu, 03 Januari 2026 | 07:59

Selengkapnya