Berita

Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov/Net

Dunia

Lavrov: Barat Sengaja Menghalangi Ukraina untuk Berdialog dengan Rusia

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 08:19 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rusia menuding pihak Barat telah mengganngu dan tidak mengizinkan Ukraina untuk melakukan dilog dengan Moskow.

Mneteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mengatakan Barat, yang dipimpin oleh Inggris dan AS, mengubah Ukraina menjadi instrumen untuk menahan Rusia.

Bebicara dalam sebuah sebuah wawancara dengan penyiar publik Republika Srpska, RTRS, Lavrob mengatakan Barat melarang Ukraina untuk melanjutkan negosiasi dengan Rusia yang telah menerima proposal Kyiv dua bulan lalu sebagai dasar untuk mengembangkan resolusi.


"Mereka memaksa Ukraina untuk memperketat sikapnya terhadap Rusia," ujarnya.

Mengacu pada sanksi ekonomi di negaranya, Lavrov berpendapat bahwa hukuman itu menjadi bumerang dan lebih merugikan Barat daripada Rusia.

"Rusia kemudian beralih ke kekuatannya sendiri dan mitra yang dapat diandalkan," kata Lavrov.

Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa negaranya, sebelumnya mengimpor sejumlah besar produk pertanian yang telah mengubahnya menjadi negara pertanian terbesar di dunia.

Khususnya, pada paket sanksi keenam yang diadopsi Jumat (3/6) oleh Uni Eropa dan pembatasan transportasi minyak Rusia melalui laut, Lavrov mengatakan pasar minyak tidak mengikuti keinginan dan perintah politik.

Menurut perkiraan PBB, setidaknya 4.113 warga sipil telah tewas dan 4.916 terluka di Ukraina sejak perang dimulai dengan Rusia, dengan jumlah korban sebenarnya diyakini jauh lebih tinggi. .

Populer

Menyorot Nuansa Politis Penetapan Direksi Pelindo

Senin, 02 Maret 2026 | 06:59

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Rusia dan China akan Dukung Iran dari Belakang Layar

Minggu, 01 Maret 2026 | 04:20

Kecelakaan Moge di Kulon Progo, Istri Bos Rokok HS Meninggal

Senin, 02 Maret 2026 | 18:54

KAI Wisata Hadirkan Kereta Panoramic Rute Jakarta–Yogyakarta dan Solo

Sabtu, 28 Februari 2026 | 15:37

PKB Kutuk Pembunuhan Ali Khamenei dan Desak PBB Jatuhkan Sanksi ke Israel-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:07

UPDATE

Tanam Jagung Dukung Swasembada Pangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:53

Pengamat Ingatkan Bahaya Berita Hoax di Balik Perang AS-Israel Vs Iran

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:33

Polri Gandeng Pemuda Katolik Wujudkan Swasembada Pangan di Cianjur

Minggu, 08 Maret 2026 | 03:13

Anggota DPR Tidak Boleh Lepas Cerdaskan Generasi Bangsa

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:59

Jalur Rempah dan Strategi Penguatan Armada Domestik

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:42

DPRD Klungkung Setujui Ranperda Pajak Demi Genjot PAD

Minggu, 08 Maret 2026 | 02:18

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Polri All Out Dukung Petani dan Wujudkan Swasembada

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:42

Presiden Iran Minta Maaf ke Negara Arab yang Terdampak Serangan

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:15

Bea Cukai Gandeng BNN Bongkar Laboratorium Narkoba di Bali

Minggu, 08 Maret 2026 | 00:56

Selengkapnya