Berita

Perdana Menteri Israel, Naftali Bennett/Net

Dunia

Naftali Bennett Beberkan Kekacauan di Tel Aviv, Israel Berada di Ambang Kehancuran?

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 06:58 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Israel Naftali Bennett memperingatkan bahwa Israel berada dalam konfisi yang sangat menantang, bahkan di ambang kehancuran.

Menurut Bennett, saat ini Israel menghadapi siklus 80 tahunan, di mana selalu terjadi konflik atau perpecahan. Ia juga menyoroti perpecahan pertama Israel terjadi 80 tahun setelah dibentuk, dan perpecahan kedua terjadi 77 tahun setelahnya.

"Kita sekarang hidup di era ketiga, dan mendekati tanda 80 tahun. Kita semua menghadapi ujian nyata, dan bertanya-tanya apakah kita akan mampu melestarikan Israel," kata Bennett, seperti dikutip Press TV, Minggu (5/6).


Kali ini, Bennett menyoroti kekacauan, pemilihan berulang dan kelumpuhan berkelanjutan dari pemerintahan Israel dalam beberapa tahun terakhir. Ia mengatakan rezim Tel Aviv telah mencapai salah satu momen paling sulit.

“Beberapa hari yang lalu, kami menuju kampanye pemilihan kelima yang dapat memecah tanah kami. Saya mengambil keputusan tersulit dalam hidup saya, yaitu membentuk kabinet penyelamat nasional untuk menyelamatkan Israel dari kekacauan dan memulihkannya. Saya bermitra dengan orang-orang yang memiliki pandangan yang sama sekali berbeda dari saya,” jelasnya.

Berdasarkan survei yang diterbitkan oleh surat kabar harian Israel, Hayom yang berbahasa Ibrani, setidaknya 69 persen pemukim Yahudi ekstremis di Tepi Barat khawatir masa depan Israel terlihat suram.

Banyak akademisi dan penulis berpendapat dan meyakini Israel akan runtuh dari dalam. Hal itu mempertimbangkan tiga faktor yaitu krisis ekonomi, situasi keamanan yang buruk dan perpecahan sosial.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya