Berita

Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) saat acara silaturahmi nasional di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu malam (4/6)/Net

Politik

Koalisi Indonesia Bersatu Komitmen Kawal Jokowi Sampai Tuntas

MINGGU, 05 JUNI 2022 | 04:30 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Dua motor koalisi yakni Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua Umum PPP Suharso Manoarfa yang berada dalam pemerintahan menjadi dasar bahwa Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) bakal mengawal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) hingga tuntas.

"KIB memiliki komitemen untuk mendukung, mengawal, mensukseskan pemerintahan Bapak Presiden Joko Widodo," kata Airlangga dalam acara bertajuk Silaturahim Nasional KIB di Hutan Kota Plataran, Senayan, Jakarta Selatan, Sabtu malam (4/6).

Airlangga mengeklaim KIB menjalin komunikasi yang dengan partai politik (parpol) pendukung pemerintah lainnya. Kehadiran KIB dipastikan tak mengganggu kinerja pemerintahan.


"Kami memiliki komunikasi yang baik dengan parpol pendukung pemerintah lainnya seperti PDIP, Gerindra, dan NasDem. Ketiga partai (KIB), tetap sahabat perjuangan untuk kesuksesan, dan keberhasilan pemerintahan Joko Widodo," ujar Airlangga.

Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian itu juga membeberkan alasan KIB dibentuk cepat. Sedangkan, kontestasi politik Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 masih dua tahun lagi.

Menurut Airlangga, membangun politik persatuan harus segera dimulai. Sehingga, kesepahaman harus jauh-jauh hari dilakukan.

"Agar kita dapat melangkah kedepan dengan satu irama, satu frekuensi yang sama, serta sejalan dalam membangun kemajuan bangsa dan masyarakat Indonesia," ucap Airlangga

Koalisi, kata dia, tidak bisa dibangun dalam suasana keterpaksaan atau keterdesakan. Kebersamaan politik harus dimulai dengan silaturahmi dan komunikasi yang intesif.

"Kami menyadari, membangun bangsa tidak dapat dilakukan oleh satu golongan atau sendiri-sendiri. Membangun bangsa memerlukan sinergi, kerja sama, dan kolaborasi," kata Airlangga.

KIB digagas oleh Airlangga Hartarto bersama Ketum PAN Zulkifli Hasan, dan Ketum PPP Soeharso Manoarfa. Ketiga partai akan bekerja sama menatap Pemilu 2024 dengan membentuk poros koalisi tersebut.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Dialog BEM di Makassar: Gerakan Mahasiswa Harus Independen dan Berbasis Data

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:17

DPR Apresiasi Perbaikan Haji di Era Prabowo, Antrean Jemaah Turun Jadi 26 Tahun

Rabu, 17 Juni 2026 | 20:14

KPK Soroti Nama Besar yang Muncul dalam Persidangan Kasus Bea Cukai

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:59

Polri Serius Garap Universitas Kepolisian yang Bisa Diakses Masyarakat Umum

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:42

Tiyo Ardianto dan Tradisi Panjang Anak Rakyat dalam Sejarah Pergerakan Indonesia

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:33

RUU Perkoperasian Buka Jalan Koperasi Jadi Soko Guru Perekonomian

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:25

Masyarakat Kemuning Ngadu ke BAM DPR soal Klaim Kawasan Hutan

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:21

FPHI Ultimatum OJK, Minta Kejelasan Laporan Keuangan Danantara

Rabu, 17 Juni 2026 | 19:10

KPK Tagih Perbaikan Sistem MBG di Era Kepala BGN Baru

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:56

Kinerja Bertumbuh, Pelindo Setor Rp7,81 Triliun kepada Negara

Rabu, 17 Juni 2026 | 18:50

Selengkapnya