Berita

Wartawan senior sekaligus mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan/Net

Publika

Dear Pak Dahlan... Golkar Bukan Ojol!

OLEH: LALU MARA SATRIAWANGSA*
JUMAT, 03 JUNI 2022 | 22:07 WIB

SEPERTI biasanya, tulisan-tulisan Pak Dahlan Iskan selalu memanjakan mata menatap lama gawai membaca utuh tulisan sampai habis. Sebagai wartawan senior dan pemilik media ternama, Pak Dahlan memang sangat produktif menulis.

Tulisan-tulisan Pak Dahlan, baik itu reportase, analisis, opini, semuanya 'renyah', mengalir, bernas, tentunya up to date. Pak Dahlan seperti memberikan ruh pada tulisannya sehingga menarik, tidak bosan, kadang disisipi guyonan.

Tapi kali ini izinkan saya tergelitik dengan tulisan Anda. Pak Dahlan... Bapak terlalu 'genit'! Menyorong 'Munaslub Golkar Untuk Kendaraannya Ganjar...' atau Ganjar dilewatkan Golkar saja! Bagaimana cara menundukkan Golkar... Untuk apa Pak?


Bukankah Pak Jokowi dan Ganjar Pranowo atau Pak Jokowi kader tulen PDIP? Jadi buat apa diseret-seret ke Golkar.

Okelah, kalau soal rumor -- otak-atik capres, si A bakal menarik dipasangkan dengan B, atau jangan-jangan B justru akan moncer jika berduet dengan C. Partai ini dukung capres A, atau akan koalisi dengan yang lain. Itu sah-sah saja.

Tapi kalau tulisan insinuatif bahwa Golkar 'bisa' ditundukkan, mendorong-dorong tokoh di luar agar bisa nyapres dari Golkar, apalagi bawa-bawa Munaslub, Pak Dahlan offside!

Pak Dahlan terlalu menyederhanakan masalah. Sebagai partai pemenang nomor 2 di Pemilu 2019, Golkar punya marwah, punya aturan main. Sebagai wartawan senior, apalagi mantan Menteri BUMN, Pak Dahlan mestinya tahu bahwa setiap organisasi, apalagi partai politik punya aturan. Pun dengan Golkar.

Di Golkar, ada mekanisme organisasi bahwa setiap keputusan diambil dalam forum Rapimnas, tertinggi Munas. Dari situ sudah ditetapkan keputusan partai bahwa capres Golkar namanya Airlangga Hartarto.

Soal Munaslub yang disorong-sorong aturannya juga jelas. Argumen memobilisasi begal partai untuk 'proyek' Munaslub lewat iming-iming Rp1 T bukankah ini sebuah ejekan serius.

Sepanjang kepemimpinan Ketua Umum Airlangga Hartarto belum ada melakukan pelanggaran (prestasi, loyalitas, dan tidak tercela) sehingga perlu digelar Munaslub. Jadi buat apa Munaslub?

Keberadaan Golkar di Koalisi Indonesia Bersatu (KIB) sejatinya adalah wadah perkumpulan. Para elite partai ini baru kumpul-kumpul, ngobrol santai, menyamakan persepsi, bebas menyampaikan pikiran. Tapi poinnya tetap taat dan patuh pada aturan organisasi masing-masing.

Soal siapa capres yang bakal diusung? Tenang, Belanda masih jauh Pak Dahlan! Ojo kesusu, kata Presiden Jokowi.

Sekali lagi. Tidak ada nama lain capres Golkar selain Airlangga Hartarto! Keputusan  ini diambil dalam forum tertinggi pengambil keputusan Partai Golkar.

Internal solid mendukung dan semua kader Partai Golkar tahu itu. Bahwa ada juga kader Golkar yang "genit" seperti Bapak, itu biasa. Toh tak mengubah keputusan yang sudah diambil dalam forum Munas.

Jadi Pak Dahlan... Golkar bukan seperti ojek online (ojol) siapa pun bisa datang dan naik seenaknya.

*Politisi Partai Golkar

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya