Berita

Ketua DPW PSI Sumut, Nezar Djoeli/Net

Politik

DPW PSI Sumut Optimistis Lolos Verifikasi KPU, Ini Alasannya

JUMAT, 03 JUNI 2022 | 02:58 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Dewan Pimpinan Wilayah Partai Solidaritas Indonesia (DPW PSI) Sumatera Utara optimistis lolos verifikasi partai politik yang akan dilakukan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) tahun ini.

Keyakini ini didasarkan pada syarat minimal untuk lolos verifikasi yang sudah terpenuhi di seluruh tingkatan kepengurusan di wilayah Sumatera Utara.

Ketua DPW PSI Sumut, Nezar Djoeli mengatakan, saat ini kepengurusan mereka sudah terbentuk di 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara. Kemudian di masing-masing kabupaten/kota, kepengurusan mereka juga sudah terbentuk di lebih dari 50 persen dari total kecamatan yang ada.


Hal ini sebagaimana diatur dalam UU Pemilu dan Peraturan KPU nomor 6 tahun 2018 tentang Pendaftaran, verifikasi, penetapan partai politik peserta Pemilu anggota DPR dan DPRD.

“Kita sudah tebentuk di 33 kabupaten kota, keterwakilan perempuan 30 persen, dan aturan lainnya,” jelas Nezar Djoeli kepada Kantor Berita RMOLSumut, Kamis (2/6).

Nezar Djoeli menambahkan, jajaran kepengurusan dari DPP PSI juga sangat fokus dalam mempersiapkan verifikasi. Terbaru, Sekretaris Dewan Pembina DPP PSI turun ke Sumut untuk memastikan seluruh syarat verifikasi sudah terpenuhi.

“Beliau datang dalam rangka persiapan dan pengecekan data verifikasi PSI Sumut,” ujarnya.

Verifikasi partai politik menjadi keharusan bagi partai politik yang belum memenuhi ambang batas parliamentary threshold (PT). Sejauh ini hanya 9 partai politik yang sudah lolos PT sehingga tidak perlu diverifikasi untuk Pemilu 2024.

Mereka adalah PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), NasDem, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

KPK Cium Skandal Baru Izin Tambang di Maluku Utara, Nama Haji Romo Ikut Terseret

Rabu, 01 April 2026 | 08:16

Wall Street Kembali Sumringah

Rabu, 01 April 2026 | 08:07

WFH ASN Diproyeksikan Hemat Kompensasi BBM Rp 6,2 Triliun

Rabu, 01 April 2026 | 07:53

Emas Melonjak 3 Persen, tapi Cetak Rekor Penurunan Bulanan Terburuk Sejak 2008

Rabu, 01 April 2026 | 07:42

RI Murka di DK PBB, Nilai Serangan TNI di Lebanon Tak Lepas dari Israel

Rabu, 01 April 2026 | 07:35

Pasar Saham Eropa Tutup Maret dengan Koreksi Terburuk dalam Empat Tahun

Rabu, 01 April 2026 | 07:24

Menhan AS Sebut Perang Iran Masuk Fase Penentuan

Rabu, 01 April 2026 | 07:17

Italia Gagal Lolos Piala Dunia Setelah Ditekuk 4-1 oleh Bosnia

Rabu, 01 April 2026 | 06:57

Katastropik Demokrasi Kita

Rabu, 01 April 2026 | 06:48

Soleman Ponto: Intelijen pada Dasarnya Teroris

Rabu, 01 April 2026 | 06:20

Selengkapnya