Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Makin Mesra, Arab Saudi Siap Terus Pasok Minyak Mentah ke China

RABU, 01 JUNI 2022 | 11:21 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Hubungan antara Arab Saudi dan China semakin menguat. Riyadh bahkan berkomitmen untuk berkolaborasi dengan berbagai bidang dengan Beijing, juga siap untuk memasok minyak mentahnya ke China.

Menteri Ekonomi Arab Saudi, Faisal al-Ibrahim menyebut China sebagai konsumen yang sangat penting bagi Arab Saudi.

"Kami memahami bahwa ada perubahan baru-baru ini di pasar energi, tetapi kami terus berkomitmen untuk menjadi pemasok energi yang andal bagi dunia, termasuk China," ujarnya kepada South China Morning Post, Selasa (31/5).


Komitmen Arab Saudi ini disampaikan ketika Uni Eropa mulai menyepakati sebagian besar impor minyak Rusia.

China sendiri bergantung pada impor untuk 70 persen dari kebutuhannya. Beijing mencoba segala cara yang mungkin untuk menjaga agar sistem industri besarnya tetap berjalan.

“Kami sangat menghargai hubungan ini," tambah Faisal.

Akibat invasi Rusia ke Ukraina pada 24 Februari lalu, harga patokan minyak mentah Brent melonjak di atas 139 dolar AS per barel pada awal Maret.

Harga telah turun kembali ke 120 dolar AS per barel pada Senin (30/5), kira-kira naik 72 persen tahun-ke-tahun, tetapi harga solar dan bensin domestik masih pada rekor tertinggi di China.

Tahun lalu, China membeli 87,6 juta metrik ton minyak mentah dari Arab Saudi.

Pada Maret, raksasa energi Saudi Aramco mengumumkan akan berinvestasi dalam kilang bernilai miliaran dolar di timur laut China.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya