Berita

Pertemuan antara Utusan Khusus AS Thomas West dan tokoh-tokoh Afghanistan di Turki/Net

Dunia

Tanpa Pemerintahan Inklusif, Kelompok Perlawanan Afghanistan Siap Gunakan Militer Lawan Taliban

SELASA, 31 MEI 2022 | 11:09 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kelompok perlawanan Taliban di Afghanistan bersama tokoh perempuan, masyarakat sipil sepakat untuk mengambil opsi militer jika Taliban tidak segera membentuk pemerintahan yang inklusif melalui dialog.

Hal itu disepakati selama pertemuan antara Dewan Tertinggi Perlawanan Nasional dengan Utusan Khusus Amerika Serikat (AS) Thomas West di Turki baru-baru ini.

Permimpin Partai Persatuan Islam sekaligus anggota Dewan Perlawanan, Mohammad Mohaqqeq mengatakan pertemuan itu  ditujukan untuk membahas pembentukan pemerintahan Afghanistan yang menyeluruh melalui dialog dan kesepakatan politik.


The Khaama Press pada Senin (30/5) memuat, pertemuan diakhiri dengan deklarasi bahwa Taliban tidak boleh terus menghancurkan Afghanistan, alih-alih merundingkan solusi.

Menurut para tokoh politik, tidak ada kelompok yang mampu membangun pemerintahan jangka panjang di Afghanistan melalui kekuatan atau tekanan.

Untuk itu, penting untuk membentuk pemerintahan yang inklusif di Afghanistan yang dicapai melalui dialog. Namun jika gagal, mereka sepakat untuk mengambil opsi militer.

Sementara itu, Taliban baru-baru ini juga menyatakan akan mengadakan Loya Jirga dengan mengundang tokoh-tokoh politik. Tetapi Dewan Tertinggi Perlawanan Nasional untuk Keselamatan Afghanistan menilai tindakan Taliban sebagai sekadar taktik.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

DPR Dukung Pasutri Gugat Aturan Kuota Internet Hangus ke MK

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:51

Partai Masyumi: Integritas Lemah Suburkan Politik Ijon

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:28

Celios Usulkan Efisiensi Cegah APBN 2026 Babak Belur

Jumat, 02 Januari 2026 | 23:09

Turkmenistan Legalkan Kripto Demi Sokong Ekonomi

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:39

Indonesia Kehilangan Peradaban

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:18

Presiden Prabowo Diminta Masifkan Pendidikan Anti Suap

Jumat, 02 Januari 2026 | 22:11

Jalan dan Jembatan Nasional di 3 Provinsi Sumatera Rampung 100 Persen

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:55

Demokrat: Diam Terhadap Fitnah Bisa Dianggap Pembenaran

Jumat, 02 Januari 2026 | 21:42

China Hentikan One Child Policy, Kini Kejar Angka Kelahiran

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:44

Ide Koalisi Permanen Pernah Gagal di Era Jokowi

Jumat, 02 Januari 2026 | 20:22

Selengkapnya